Rekam E-KTP dengan APD Lengkap, Petugas Disdukcapil Ini Bikin Parno Dikira Pocong

loading...
Rekam E-KTP dengan APD Lengkap, Petugas Disdukcapil Ini Bikin Parno Dikira Pocong
Pemkot Tangsel jemput bola dalam melakukan perekaman biometrik E-KTP bagi warga dengan gangguan kejiwaan.Foto: SINDOnews/Hasan Kurniawan
TANGERANG SELATAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai jemput bola dalam melakukan perekaman biometrik KTP Elektronik (E-KTP) bagi warga dengan gangguan kejiwaan.

Namun ada yang unik dalam kegiatan perekaman biometrik ini. Petugas dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tangsel, yang mendatangi rumah warga door to door, berpakaian alat pelinding diri (APD( lengkap.

Baca juga: 30 Transgender Rekam E-KTP di Tangsel, Status Tetap Pria

Kontan, saat petugas mengunjungi warga yang memiliki gangguan kejiwaan (ODGJ), langsung mengundang ketakutan. Petugas yang mengenakan APD dianggap pocong.



Petugas akhirnya melepaskan APD yang dikenakan sehingga ODGJ itu pun akhirnya mau melakukan perekaman biometrik. Kejadian semacam ini sering kali dialami petugas saat menghadapi ODGJ.

Kepala Disdukcapil Kota Tangsel Dedi Budiawan mengaku maklum dengan tingkah ODGJ. Dia pun berharap petugas sabar dan diberikan kesehatan.

Baca juga: Kakek 109 Tahun Rekam E-KTP, Netizen Pertanyakan Penerapan Prokes Petugas

"Ya, jadi dibujuk keluarganya untuk difoto, diambil sidik jari dan iris mata. Sempat menolak dan ngamuk, katanya takut kalau petugas pakai APD," ujar Dedi, Sabtu (24/7/2021).

Menurut Dedi, perekaman biometrik untuk E-KTP ini memang merupakan pengalaman pertama bagi para ODGJ yang sebelumnya tidak beridentitas.

"Kalau lansia biasa kan bisa jalan, bisa dibonceng anaknya ke kecamatan. ODGJ yang melakukan perekaman di Leguti, Serua, dan Jurangmangu Timur," jelasnya.



Bagi masyarakat ingin melakukan perekaman biometrik KTP Elektronik untuk keluarganya yang ODGJ, bisa menghubungi Disdukcapil Kota Tangsel.
(thm)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top