Meninggal Usai Dirawat Sepekan karena Covid-19, Ini Riwayat Liza Putri Noviana

loading...
Meninggal Usai Dirawat Sepekan karena Covid-19, Ini Riwayat Liza Putri Noviana
Liza Putri Noviana, tenaga kesehatan (nakes) Covid-19 dari RSDC Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, telah meninggal dunia. Foto: IDI
JAKARTA - Liza Putri Noviana, tenaga kesehatan (nakes) Covid-19 dari RSDC Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, telah meninggal dunia. Liza menghembuskan napas terakhirnya di RSU Persahabatan, Jakarta Timur, Kamis 24 Juni 2021.

Liza merupakan wanita kelahiran Surakarta, 8 November 1987, saat tutup usia, Liza meninggalkan seorang suami dan dua orang anak. Liza merupakan tenaga kesehatan (nakes) pertama yang meninggal dari RSDC Wisma Atlet Kemayoran. Baca juga: Jenazah Liza Diantar ke Cilacap, Pangdam Jaya: Kita Kehilangan Orang Terbaik Bangsa

Almarhumah Liza pertama kali masuk IGD RSDC Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada tanggal 3 Juni 2021. Pada tanggal 6 Juni 2021 Liza mengalami perburukan kondisi, saat itu saturasinya menurun sampai di angka 94%. Kemudian kondisi tersebut juga diikuti dengan batuk berdahak, demak, dan sesak napas.

Liza kemudian dipindahkan ke Ruang HCU kemudian dipindahkan lagi ke ruang ICU untuk mendapatkan penanganan lebih intensif. Saat itu Liza harus menggunakan ventilator karena kondisiny masih dalam status perburukan.

Pada tanggal 8 Juni 2021, Liza kemudian dirujuk dari RSDC Wisma Atlet Kemayoran menuju ke Rumah Sakit Umum Persahabatan, Jakarta Timur. Hingga akhirnya tutup usianya, Kamis 24 Juni 2021 pada umur 33 tahun.

Liza dibawa dari RSU Persahabatan, Jakarta Timur menuju RSDC Wisma Atlet,Kemayoran, Jakarta Pusat. Mobil Ambulans datang bersama iring-iringan Pangdam Jaya, Mayjen TNI Mulyo Aji pada pukul 22.29 WIB. Baca juga: RSDC Wisma Atlet Gelar Upacara Penghormatan Terakhir Nakes yang Gugur karena Covid-19



Sesampainya di RSDC Wisma Atlet, jenazah Liza kemudian disalatkan bersama di halaman Tower 1 Wisma Atlet. Setelah disalatkan, jenazah Liza langsung diberangkatkan dari RSDC Wismat Atlet menuju tempat kediamannya, di Cilacap, Jawa Tengah.

Untuk diketahui selama pandemi tercatat sebanyak 968 tenaga kesehatan telah gugur saat bertugas. Jumlah tersebut terdiri dari 374 dokter, 39 dokter gigi, 311 perawat, 149 bidan, 6 rekam radiologi, 3 terapis gigi, 2 petugas ambulans, 26 ahli teknologi lab medik, 3 tenaga farmasi, 9 apoteker, 5 sanitarian, 3 elektromedik, 1 fisikawan medik, 2 epidemilog, 1 entomolog kesehatan, dan 34 nakes lainnya.

(mhd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top