BNPB: 9 Kecamatan di Bekasi Terdampak Banjir Akibat Hujan Intensitas Tinggi

loading...
BNPB: 9 Kecamatan di Bekasi Terdampak Banjir Akibat Hujan Intensitas Tinggi
BNPB menyatakan sembilan kecamatan di Kota Bekasi terdampak banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi.Foto/Istimewa
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan sembilan kecamatan di Kota Bekasi terdampak banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi pada Selasa, 15 Juni 2021 sore. Ketinggian air mencapai 5 hingga 90 Cm.

BNPB mendapatkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi bahwa hujan intensitas tinggi terjadi pada Senin sore kemarin menyebabkan banjir pada sejumlah kecamatan di Kota Bekasi. Banjir ini dengan tinggi muka air (TMA) 5-90 cm.

Kecamatan yang terdampak antara lain, Kecamatan Mustika Jaya (Kelurahan Mustika Jaya), Kecamatan Pondok Gede (Kelurahan Jatimakmur), Kecamatan Rawa Lumbu (Kelurahan Pengasinan), Kecamatan Bekasi Selatan (Kelurahan Jaka Setia).

Selanjutnya Kecamatan Bekasi Timur, Kecamatan Bekasi Barat, Kecamatan Medan Satria, Kecamatan Bantar Gebang, Kecamatan Bekasi Utara. BPBD telah melakukan kaji cepat di lokasi kejadian dan assessment ke beberapa wilayah titik genangan. Baca: Diguyur Hujan Deras, Rawalumbu Bekasi Masih Terendam Banjir

Petugas juga melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir serta menyiagakan perahu untuk melakukan giat evakuasi di beberapa titik. Sampai saat ini, BPBD Kota Bekasi turut berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Barat terkait pendataan korban jiwa maupun kerugian material.

Sementara itu, berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kota Bekasi berpotensi mengalami hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada waktu siang atau sore hingga malam hari pada Rabu (16/6/2021) serta siang atau sore dan dini hari pada Kamis (17/6/2021).



Menurut indeks kajian risiko bencana yang dipantau melalui InaRisk, Kota Bekasi memiliki potensi bahaya banjir dalam kategori sedang hingga tinggi yang berdampak pada 12 kecamatan dengan cakupan luas wilayah 7.793 hektare.

Melihat potensi risiko bencana yang ada, BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melakukan langkah antisipasi dengan mempersiapkan rencana kesiapsiagaan pada tingkat keluarga, RT/RW, hingga Kecamatan/Kelurahan serta pelestarian lingkungan dengan perawatan daerah resapan air, pembersihan saluran air, mempersiapkan tempat penampungan dan sebagainya.
(hab)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top