Jumlah Pemudik Turun Drastis, Lemkapi Apresiasi Penyekatan yang Dilakukan Polri

loading...
Jumlah Pemudik Turun Drastis, Lemkapi Apresiasi Penyekatan yang Dilakukan Polri
Lemkapi apresiasi penyekatan yang dilakukan Polri sehingga jumlah pemudik tahun ini turun drastis. Foto: SINDOnews/Dok
JAKARTA - Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Polri yang berhasil melakukan penyekatan, sehingga jumlah pemudik turun drastis pada Lebaran tahun 2021 ini.

Baca juga: Bandel! Ada 1,5 Juta Orang Lebih Meninggalkan Jabodetabek Buat Mudik



Jumlah warga yang mudik semula diperkirakan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencapai 23 juta orang. Tapi setelah dilakukan penyekatan lewat berbagai Operasi Ketupat Polri 2021, pemudik diperkirakan hanya sekitar 1,5 juta.

"Kami melihat upaya yang dilakukan seluruh jajaran Polri dibantu TNI serta instansi lainnya sangat efektif. Kinerjanya banyak diapresiasi. Jumlah pemudik turun drastis," ujar Direktur Eksekutif Lemkapi Dr Edi Hasibuan, dalam keterangannya, Sabtu (15/5/2021).

Baca juga: Lupakan Perang Urat Saraf, Begini Ademnya Lihat Polisi Bagikan Air Mineral ke Pemudik

Menurut mantan anggota Kompolnas ini, kehadiran Kapolri dan Panglima TNI dimana-mana dalam mengingatkan seluruh jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengingatkan masyarakat untuk tidak mudik, banyak dipuji masyarakat. Publik melihat upaya yamg dilakukan pimpinan Polri sangat maksimal dan pada akhirnya jumlah pemudik turun drastis.

Baca juga: Kapolri Minta Maaf kepada Masyarakat Soal Larangan Mudik Lebaran

"Kami melihat Polri telah menyelamatkan masyarakat dari penyebaran Covid-19. Solus populi suprema lex esto (keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi)," kata pakar hukum kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta ini.

Menurut data yang diterima dari Kemenhub, jumlah warga yang diperkirakan akan pulang kampung mencapai 23 juta, kenyataanya setelah dilakukan penyekatan dimana-mana, jumlahnya turun drastis hanya sekitar 1,5 juta.
(thm)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top