Selama Ramadhan Ratusan Polisi di Bogor Berjaga di 147 Masjid dan Tempat Ngabuburit

loading...
Selama Ramadhan Ratusan Polisi di Bogor Berjaga di 147 Masjid dan Tempat Ngabuburit
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro. Foto: MPI/Putra Ramadhani
BOGOR - Ratusan aparat kepolisian disiapkan berjaga di sejumlah masjid di wilayah Kota Bogor selama bulan puasa Ramadhan . Polisi khusus masjid itu disiagakan untuk menjaga protokol kesehatan di tempat ibadah, sekaligus menjaga keamanan saat beribadah.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, bahwa ada sebanyak 147 masjid yang akan dijaga polisi. Masjid-masjid itu tersebar di Kota Bogor karena memiliki jamaah yang banyak.

Baca juga: Kota Bogor Siapkan Pembelajaran Tatap Muka, Kantin dan Ekstrakurikuler Dilarang

"Kita siapkan itu tentunya berkolaborasi. Dari 850 mesjid, di data kami itu ada 147 mesjid yang memiliki jamaah cukup banyak. Kami menyiapkan polisi Ramadhan sebanyak 200 personel, itu khusus hanya untuk berkolaborasi dengan para marbot, para DKM untuk sama-sama bisa menerapkan protokol kesehatan di tempat ibadah sesuai dengan instruksi Kementerian Agama," kata Susatyo, Senin (13/4/2021).

Selain itu, pihaknya bersama aparat TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan, juga akan menyiapkan beberapa posko untuk mencegah terjadinya kerumunan. Terutama tempat yang kerap dijadikan lokasi ngabuburit oleh masyarakat.



Baca juga: Bersaksi di Sidang Habib Rizieq, Mantan Wali Kota Jakpus Sebut Acara di Petamburan Sudah Dapat Izin

"Ada 6 pos tetap dalam Operasi Kurma ini. Kami siapkan di tempat-tempat yang tadi disampaikan oleh pak Wali memang itu krodit, biasanya kalau sore ada di BNR, ada di Pandu Raya, ada yang di Yasmin, ada Bubulak, dan lain sebagainya. Memang kami siapkan untuk mencegah, baik itu protokol kesehatan maupun ganggu kamtibmas dan sebagainya," tegas Susatyo.

Dengan begitu, diharapkan dalam bulan suci Ramadhan semua masyarakat bisa melaksanakan ibadan dengan nyaman dan aman. Tidak lupa, Susatyo mengimbau masyarakar untuk tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi covid-19.

"Tentunya Ramadhan kali ini kami mencegah eforia, karena tahun lalu kita masih melaksanakan PSBB dan saat ini sudah kembali kepada seperti normal, sehingga kami mengantisipasi untuk di area publik dan juga khususnya di tempat-tempat ibadah. Dimensi kesehatan tentunya menjadi yang utama karena masih pandemi," pungkasnya.
(thm)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top