Ramai Bahas Bentrokan di Pancoran Buntu, Netizen: Indonesia Kebanyak Ormas

Kamis, 18 Maret 2021 - 15:06 WIB
loading...
Ramai Bahas Bentrokan di Pancoran Buntu, Netizen: Indonesia Kebanyak Ormas
Belasan ribu warganet ramai-ramai menuliskan Ormas di media sosial Twitter, Kamis (18/3/2021). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Belasan ribu warganet ramai-ramai menuliskan ' Ormas ' di media sosial Twitter, Kamis (18/3/2021). Bahasan ini muncul akibat adanya bentrok di Jalan Pancoran Buntu II, Jakarta Selatan , yang melibatkan salah satu orams dengan warga setempat.

Diduga ada salah satu ormas yang digunakan salah satu BUMN untuk menguasai lahan di Jalan Pancoran Buntu II. Warga yang bertempat tinggal di sana melawan dan bentrokan pun tak bisa dihindarkan pada dini hari tadi.

Akun @YohanesMariono mengatakan bahwa ormas di Indonesia terlalu banyak dan berdiri ada maunya."Indonesia kebayakan ormas.... intinya ormas berdiri itu ada maunya....????organisasi cuman pingin di hormati main kroyok...???? Bubarkan saja...," seperti yang dikutip Kamis (18/3/2021)

Akun @nacchan_haruna menyebut bahwa ormas adalah parasit masyarakat."Salah satu parasit di masyarakat itu adalah keberadaan "mafia legal" bertopeng ormas. ????," ungkapnya. Baca: Tenggelam di Sungai Citarum, Tubuh Pencari Udang hingga Kini Belum Ditemukan

Sementara itu, akun @YusufMY_ menilai bahwa tidak semua Ormas itu negatif. "Apakah semua ormas negatif ...? , aku pikir tidak, karena hanya segelintir ormas aja yg negatif , yang baik lebih banyak," ujarnya.

Sebenarnya apa sih Ormas itu?

Berdasarkan data yang dikutip dari berbagai sumber, ormas adalah organisasi yang didirikan dan dibentuk oleh masyarakat secara sukarela berdasarkan kesamaan aspirasi, kehendak, kebutuhan, kepentingan, kegiatan, dan tujuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan demi tercapainya tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.

Salah satu kelebihan ormas yang tidak dimiliki perkumpulan adalah ormas dapat menjadi target pemberdayaan yang dilaksanakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, yang dilakukan melalui melalui fasilitasi kebijakan, penguatan kapasitas kelembagaan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Selain itu, salah satu sumber keuangan ormas adalah Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan/atau Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Adapun tujuan ormas yakni, meningkatkan partisipasi dan keberdayaan masyarakat; memberikan pelayanan kepada masyarakat; menjaga nilai agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa; melestarikan dan memelihara norma, nilai, moral, etika, dan budaya yang hidup dalam masyarakat.

Selanjutnya melestarikan sumber daya alam dan lingkungan hidup; mengembangkan kesetiakawanan sosial, gotong royong, dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat; menjaga, memelihara, dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa; dan/atau mewujudkan tujuan negara yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.
(hab)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2731 seconds (10.55#12.26)