Bocah Mualaf Aisyah Jadi Tanggung Jawab Negara, Kalau Mau Adopsi Silakan Hubungi Dinsos Tangsel

loading...
Bocah Mualaf Aisyah Jadi Tanggung Jawab Negara, Kalau Mau Adopsi Silakan Hubungi Dinsos Tangsel
Aisyah Alissa (10) saat menjalani isolasi di Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Foto: SINDOnews/Yorri Farli
TANGERANG SELATAN - Aisyah Alissa (10), bocah mualaf yang kini hidup sebatang kara setelah ditinggal sang ibu yang meninggal karena Covid-19 , bisa sedikit kembali ceria. Aisyah dipastikan ke depan menjadi tanggung jawab negara.

Setelah keluar dari isolasi di Rumah Lawan Covid-19 (RLC), Aisyah akan diserahkan kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Baca juga: Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara setelah Ditinggal Keluarga Besar karena Mualaf

Koordinator RLC Tangsel Suhara Manullang, mengatakan, Aisyah akan diserahkan ke Dinas Sosial karena saat ini orang tuanya sudah tidak ada untuk mengurusnya. Sehingga, Aisyah harus ada yang mengadopsi.



"Kenapa ke Dinsos, karena pengampunya, yaitu orang tua meninggal. Maka sekarang pengampunya adalah negara," ujar Suhara saat berbincang dengan SINDOnews, di BSD, Serpong, Tangsel, Sabtu (23/1/2021).

Baca juga: Merasa Iba, Keluarga Besar Ajak Aisyah yang Ibunya Meninggal Covid Berkumpul Bersama

Menurut Suhara, tahapan selanjutnya adalah menjalankan aturan yang sah secara hukum untuk mengadopsinya sebagai orangtua asuh.



"Arahan Ibu Wali Kota, setelah Aisyah sembuh maka RLC akan menyerahkan ke Dinas Sosial. Selanjutnya, silakan keluarga yang akan mengadopsi atau angkat anak angkat menghubungi Dinsos Tangsel," beber Suhara Manullang.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top