Pasien Covid-19 di Bogor Bertambah 182 Orang, RS Lapangan GOR Pajajaran Dioperasikan Hari Ini

loading...
Pasien Covid-19 di Bogor Bertambah 182 Orang, RS Lapangan GOR Pajajaran Dioperasikan Hari Ini
Kasus positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Bogor Raya (Kota dan Kabupaten) bertambah 182 orang dalam sehari per Minggu (17/1/2021).Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
BOGOR - Kasus positif Covid-19 di Bogor Raya (Kota dan Kabupaten) bertambah 182 orang dalam sehari per Minggu (17/1/2021). Rinciannya, Kota Bogor sebanyak 85 orang dan Kabupaten Bogor 97 orang.

Dengan demikian total kasus positif di Kota Bogor sejak awal pandemi hingga saat ini telah mencapai 6.726 orang. "Rinciannya, kasus positif aktif atau masih sakit 1.160 orang, sembuh 5.420 orang, dan meninggal dunia sebanyak 146 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, dalam keterangan pers tertulisnya di Bogor, Minggu (17/1/2021).

Adapun kasus positif di Kabupaten Bogor hingga saat ini total berjumlah 6.656 orang, rinciannya sembuh 5.636 orang, masih sakit 935 orang dan meninggal dunia 79 orang. Sekadar diketahui, Pemkot Bogor, Senin (18/1/2021) mulai mengoperasikan Rumah Sakit (RS) Lapangan bagi pasien positif corona di kawasan GOR Pajajaran, Tanah Sareal, Kota Bogor.

Kepala RS Lapangan Yeti Hariyati dalam keterangannya menuturkan, secara garis besar pembangunan RS Lapangan hampir rampung 100%, pembenahan tahap akhir hanya dari sisi estetika penataan taman di area rumah sakit. Baca: Bupati Bogor Ikut Berduka, 2 Tenaga Kesehatan Meninggal Terpapar COVID-19



“Sudah ready semuanya, gedung sudah siap, peralatan sudah di ada, kita juga sudah melakukan simulasi alur kerja. Rencananya besok Senin kita sudah resmikan sekaligus operasionalkan,” papar Yeti, Minggu (17/1/2021). Untuk fasilitas primer 58 tempat tidur sudah ditempatkan di lantai dua dan lantai tiga RS lapangan. RS Lapangan akan menerima pasien positif covid-19 hasil rujukan disertai hasil positif hasil tes polymerase chain reaction (PCR).

Menurut dia, area rumah sakit terdiri dari area merah dan hijau. Area merah hanya bisa diakses oleh pasien dan tenaga medis yang diberikan pengenal khusus.Sementara, area hijau ada pelonggaran, khususnya bagi keluarga pasien yang akan mengantar atau mengambil barang pasien.

“Tetap protokol kesehatan kita ketat. Area RS Lapangan tidak bebas untuk dikunjungi. Petugas pun dilakukan swab tes secara periodik,” terang Yeti.Dia menyebutkan, lantaran ketersediaan tenaga medis baru 38 orang dari 60 orang yang diperlukan, dalam satu pekan pertama kapasitas RS Lapangan baru menerima pasien 28 orang.



Yeti memastikan, rekrutmen tenaga rawat akan rampung dalam minggu ini sehingga pekan kedua operasional RS Lapangan sudah maksimal. “Perawat baru memenuhi 38 orang dan masih proses rekrutmen. Jadi dalam satu minggu ini, kapasitasnya masih setengahnya,” katanya.

Selama tiga bulan, secara periodik operasional RS Lapangan terus dilakukan. Berkaca dari kasus di Kota Bogor saat ini yang angka penularannya masuk masif, khususnya bagi pasien dengan kategori orang tanpa gejala (OTG) kebutuhan RS Lapangan sangat dibutuhkan. “Kita lihat, kebutuhannya. Dievaluasi periodik, ketika dibutuhkan diperpanjang tiga lagi bulan,” ucapnya.
(hab)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top