Polisi Akan Tindak Penyebar Berita Hoaks Terkait Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

loading...
Polisi Akan Tindak Penyebar Berita Hoaks Terkait Pesawat Sriwijaya Air Jatuh
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - Banyaknya berita tidak benar terkait dengan jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182 membuat pihak kepolisian melakukan patroli cyber guna meradam berita hoaks atau bohong yang beredar itu. Masyarakat dan media diminta untuk lebih bijak dalam memilih sumber berita apalagi di media sosial .

"Banyak sekali berita yang tidak dapat dipertangungjawabkan kebenarannya alias hoax, makanya pintar-pintar lah dalam memilih sumber," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan di Jakarta, Senin (11/1/2021).

Dia menegaskan, para penyebar berita hoaks bisa kenakan pidana mulai dari pasal KUHP atau UU ITE yang ancaman hukumannya bisa lebih dari lima tahun. (Baca juga: Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air yang Ditemukan Disemprot Disinfektan )

Oleh karena itu, masyarakat diminta lebih bijak dalam menyaring informasi ddari media sosial bila memang tidak terbukti kebenarannya. Begitu juga dengan media apalagi yang terdaftar maka bisa jangan menjadi penyebar hoaks sehingga menjadi sumber kebohongan publik.

"Harusnya media menjadi filter berita hoaks," tegasnya. (Baca juga: Basarnas Perluas Radius Area Operasi Pencarian Sriwijaya Air Jadi 6 Sektor )

Seperti diketahui, beberapa berita hoaks mulai menyebar di media sosial. Bahlan banyak dari berita tersebut diberitakan di media mainstream. Oleh karena itu, pihak kepolisian akan meminta media mainstream untuk bisa mempertanggung jawabkan apa yang sudah dimuat.



(mhd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top