Polri-TNI dan Satpol PP DKI Patroli Skala Besar Amankan Malam Natal

Kamis, 24 Desember 2020 - 18:13 WIB
loading...
Polri-TNI dan Satpol PP DKI Patroli Skala Besar Amankan Malam Natal
Kepolisian bersama TNI, Satpol PP, Dishub DKI, dan jajaran Pemprov DKI melakukan patroli skala besar guna mengamankan kegiatan Misa Natal di Jakarta. SINDOnews/Ari Sandita Murti
A A A
JAKARTA - Kepolisian bersama TNI, Satpol PP, Dishub DKI, dan jajaran Pemprov DKI melakukan patroli skala besar guna mengamankan kegiatan Misa Natal di Jakarta. Total, ada sekitar 1.635 gereja yang diamankan personel gabungan.

Adapun pelepasan patroli Misa Natal itu dilakukan langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen M Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman di Polda Mereo Jaya pada Kamis (24/12/2020) sore ini. Kapolda Metro Jaya, Irjen M Fadil Imran mengatakan, pelapasan patroli itu dilakukan untuk pengawasan dan pengamanan kegiatan Misa Natal di sejumlah gereja.

"Ada dua kelompok patroli skala besar, pertama dilaksanakan tingkat Mapolda dan kedua patroli skala besar di tingkat polres. Jadi, masing-masing Kapolres, Dandim, dan unsur kota madya juga melaksanakan patroli sama-sama," ujarnya pada wartawan, Kamis (24/12/2020).



Menurut dia, personel gabungan itu juga melaksanakm operasi kemanusiaan dalam bentuk penyemprotan disinfektan di semua gereja di Jakarta yang bakal dilakukan kegiatan Misa Natal. Kegiatan patroli itu diharapkan bisa memberikan rasa aman pada masyarakat yang melaksanakan Misa Natal pada Kamis (24/12/2020) malam.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menerangkan, ada sekitar 8.000 lebih personel gabungan yang dikerahkan guna pengamanan Natal. Ribuan personel itu lantas dikerahkan ke sejumlah titik lokasi yang telah dipetakan sebelumnya selama pengamanan Operasi Lilin Jaya 2020.

"Ada sekitar 1.635 gereja yang kita amankan dan ada beberapa gereja menjadi skala prioritas, sekitar 136 prioritas skala gereja," tuturnya. (Baca juga; Ini Jadwal Ibadat Natal 2020 Gereja Katedral Jakarta )

Adapun gereja yang menjadi prioritas itu, kata dia, merupakan gereja besar, tapi tetap dilakukan pembatasan jumlah jemaat sesuai aturan pemerintah. Jemaat yang masuk ke dalam gereja pun rata-rata telah mendaftar dahulu melalui sistem online, sedangkan jemaat lainnya dilakukan secara virtual.

"Jadi tetap dilakukan secara protokol kesehatan, 3 M. Dan terkait ormas, memang ada ormas yang mengajukan diri membantu pengamanan (Natal) itu tak masalah dan kami apresisi yah," katanya. (Baca juga; Viral !! Pria Bergantungan di Mobil Box di Tol Jagorawi )
(wib)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1529 seconds (11.252#12.26)