Muncul Pelangi saat Penyambutan Jenazah Laskar FPI di Bogor, Warga: Masyaallah Syuhada Disambut Bidadari

Rabu, 09 Desember 2020 - 19:31 WIB
loading...
Muncul Pelangi saat Penyambutan Jenazah Laskar FPI di Bogor, Warga: Masyaallah Syuhada Disambut Bidadari
Ambulans akan mengantarkan 6 pengawal Habib Rizieq Shihab yang tewas ditembak ke markas FPI Petamburan, Jakarta Pusat. Satu laskar dimakamkan di Petamburan dan lima lainnya di Megamendung, Bogor. Foto: Dok SINDOnews
A A A
BOGOR - Video pelangi saat penyambutan jenazah 5 laskar khusus FPI yang dimakamkan di Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Kabupaten Bogor, Selasa (8/12/2020) mendadak viral di media sosial.

Dalam salah satu video berdurasi singkat itu memperlihatkan kemunculan pelangi yang sangat jelas menghiasi langit di Megamendung.

Terdengar pria yang merekam penampakan pelangi itu mengaitkan kemunculan pelangi pertanda baik menyambut jenazah laskar FPI yang ditembak polisi. "Subhanallah, inilah situasi di daerah Megamendung. Masya Allah para syuhada disambut bidadari pelangi. Masya Allah melambangkan bidadari," ujar pria dalam rekaman video itu. (Baca juga: Warganet Kumpulkan Donasi untuk 6 Laskar FPI yang Tewas Ditembak)

Kemudian, video kemunculan pelangi lainnya juga direkam oleh warga di pinggir jalan di Megamendung. "Nih langit bagus nih. Menyambut para mujahid hari ini dimakamkan di Markaz Syariah. Mujahidin, Mujahidin ya Allah," ucap pria dalam video tersebut.

Menanggapi itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Citeko Asep Firman mengatakan, kemunculan pelangi di Megamendung adalah fenomena yang biasa. Hal itu memang terjadi karena adanya pembiasan cahaya.

"Kejadian itu adalah hal yang biasa karena pelangi biasanya berasal dari pembiasan cahaya matahari melalui titik-titik air atau hujan. Dan pengamat (orang) yang membelakangi matahari itu akan melihat penampakan pelangi," ujarnya. (Baca juga: Kasus Tembak Mati 6 Anggota Laskar FPI Bikin Investor Asing Wait and See)
(jon)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2734 seconds (10.55#12.26)