Curigai Suara Mendesis, Warga Bogor Temukan Induk Ular Kobra di Rak Sepatu

loading...
Curigai Suara Mendesis, Warga Bogor Temukan Induk Ular Kobra di Rak Sepatu
Warga Kelurahan Curug Mekar, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, dikejutkan dengan penemuan seekor induk ular berbisa jenis Kobra Jawa. Okezone/Putra Ramadhani Astyawan
BOGOR - Warga Kelurahan Curug Mekar, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor , dikejutkan dengan penemuan seekor induk ular berbisa jenis Kobra Jawa. Ular tersebut bersembunyi di bawah rak sepatu.

Menurut penghuni rumah, Totok, ular kobra tersebut ditemukan pukul 20.00 WIB pada Selasa 24 November 2020. Awalnya, dia sedang duduk kursi santai di teras rumah sambil bermain telepon selular.

"Habis makan malam, duduk di depan sambil main handphone terus denger bunyi kresek-kresek di bawah (rak sepatu)," kata Totok, Rabu (25/11/2020). (Baca juga; Kesal Suami Sering Mabuk-Mabukan, Istri Sewa Pembunuh Bayaran )

Ketika itu, Totok belum mengetahui asal bunyi tersebut. Penasaran, dirinya bersama satpam perumahan mencoba memeriksanya menggunakan senter dan ternyata bunyi itu dari ular kobra.



"Karena gelap, panggil satpam suruh bawa senter. Kirain saya biawak, ternyata pas disenter ular kobra disodok pakai bambu mendesis. Karena nggak berani, panggil petugas Damkar," ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor, M Ade Nugraha mengatakan, pihaknya yang mendapat laporan warga langsung menuju lokasi temuan untuk mengevakuasi ular kobra itu.

"Sekitar 15 menit ular kita evakuasi. Jenisnya ular Kobra Jawa panjang sekitar 1,3 meter. Ini sudah termasuk indukan," ucap Ade, kepada Okezone. (Baca juga; Musim Hujan Waktu Ular Berkembang Biak, Yuk Lakukan Ini )



Dia mengimbau kepada masyarakat yang melihat ular di sekitar rumah untuk tidak sembarang menangkap karena berbahaya. Tak lupa juga untuk selalu menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar.

"Jaga kebersihan rumah dan di setiap sudutnya diletakan bahan pengharum atau sejenis kamper mencegah ular masuk. Kalau melihat ada ular agar segera melapokan ke pihak Damkar," tutupnya.
(wib)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top