Tes Swab, 3 PNS Kabupaten Bekasi Terkonfirmasi Positif Covid-19

loading...
Tes Swab, 3 PNS Kabupaten Bekasi Terkonfirmasi Positif Covid-19
Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
BEKASI - Tiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkupPemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi terkonfirmasi positif Covid-19. Terungkapnya tiga pegawai tersebut setelah pemerintah setempat melakukan tes swab kepada belasan ribu pegawai yang berada dilingkunganya. Ketiganya merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) dan sedang menjalani isolasi.

“Hasil tes swab sementara ada tiga orang pegawai yang terkomfirmasi positif Corona. Pegawai tersebut sudah menjalani isolasi,” kata Juru Bicara Covid -19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah, Kamis (24/9/2020). (Baca juga: PNS Positif Covid-19 Sudah Lampaui Angka 1.000)

Menurut dia, hasil itu diperoleh setelah pemerintah mengadakan tes swab kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tes swab terus dilaksanakan mulai Jumat 18 September 2020 hingga besok, Jumat 25 September 2020.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten ini mengaku, ketiga pegawai tersebut dari intansi berbeda di lingkup pemerintahan setempat. “Setelah hasil diketahui, ketiganya langsung dibawa ketempat karantina di Bapelkes yang berada di Cikarang Utara,” ujarnya. (Baca juga: Heboh Jenazah Perempuan Dimandikan 4 Petugas Pria di RSUD, Puluhan Ulama Rapat di MUI)



Alam memastikan, ketiga pegawai tersebut bukan dari klaster baru dan bukan dari satu kantor. Soalnya, pegawai itu beda tempat bekerja. Hingga saat ini, pemerintah terus melacak pegawai maupun keluarga mereka yang kontak dengan ketiga pegawai tersebut. “Kami masih melakukan penelusuran dan mengecek orang yang kontak dengan mereka,” ungkapnya.

Hingga kini, lanjut Alam, pihaknya masih menunggu hasil tes swab secara keseluruhan pegawai pemerintah setempat. Sebab, setiap harinya ada sekitar 500-600 orang pegawai yang mengikuti tes swab dan masih menunggu hasilnya. “Yang menjalani tes swab dari Jumat kemarin sudah mencapai 2000 pegawai PNS, honorer, THL dan lainnya,” tegasnya.

Sekadar diketahui, ledakan penyebaran virus yang berasal dari Wuhan China tersebut terjadi di kluster industri. Hampir ribuan karyawan sejak Maret lalu terkomfirmasi Covid-19. Alhasil, Kabupaten Bekasi masuk zona merah dengan tingkat penyebarannya cukup tinggi. Atas dasar itu, pemerintah setempat melakukn tes swab kepada seluruh pegawainya.
(mhd)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top