alexametrics

Over Load, 17 Pengunjung RS Persahabatan Terjebak di Lift Selama 40 Menit

loading...
Over Load, 17 Pengunjung RS Persahabatan Terjebak di Lift Selama 40 Menit
Petugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur berupaya melakukan evakuasi pengunjung RS Persahabatan yang terjebak di dalam lift.Foto/Istimewa/Sudin PKP Jakarta Timur
A+ A-
JAKARTA - Sebanyak 17 orang pengunjung Rumah Sakit Persahabatan terjebak di dalam lift Gedung Griya Puspa, Jalan Persahabatan Raya No.1 Kelurahan Pisangan Timur Kecamatan Pulogadung, Sabtu (29/2/2020) pagi. Lift anjlok lantaran kelebihan muatan.

"Kondisi lift over load, sehingga macet terdapat 17 orang terjebak. Rinciannya 16 orang laki-laki dan satu wanita," ungkap Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/2/2020).

Dia menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 09.55 WIB. Setelah menerima laporan tersebut pihaknya mengerahkan lima personel untuk mengevakuasi korban yang terjebak di dalam lift.(Baca: Lift di Stasiun Parung Panjang Bogor Rusak, 7 Penumpang KRL Terjebak)

Trisno Kepala Pleton Damkar Kecamatan Pulogadung yang memimpin proses evakuasi menambahkan, proses evakuasi berjalan dramatis lantaran petugas harus membobol pintu lift. "Mau engak mau kita harus bobol pintu lift, setelah berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit. Akhinya kita buka lift dengan peralatan yang ada," kata Trisno.



Petugas pun berhasil mengevakuasi seluruh pengunjung yang terjebak di dalam lift tersebut. Sementara itu, Mashud salah satu korban yang terjebak menuturkan, para pengunjung terjebak di dalam lift sekitar 40 menit.

Menurut dia, saat lift baru naik sekitar setengah meter tiba-tiba lift tersebut anjlok dan langsung turun ke bawah."Sempet jatuh krek berasa, kami enggak sempet naik, cuma naik sebentar terus ambruk ke bawah, ada setengah meterlah," ujarnya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak