alexametrics

Kota Tangerang Dikepung Banjir, Wilayah Periuk Paling Parah

loading...
Kota Tangerang Dikepung Banjir, Wilayah Periuk Paling Parah
Petugas mengevakuasi warga korban banjir di Kota Tangerang, Selasa (25/2/2020). Foto: SINDOnews/Hasan Kurniawan
A+ A-
TANGERANG - Hujan deras yang terjadi sejak semalam hingga pagi ini mengakibatkan sejumlah wilayah di Kota Tangerang kembali terendam banjir. Sebanyak 13 titik banjir tersebar di Tangerang.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Edi Sofyan mengatakan, ketinggian air beragam mulai sedengkul orang dewasa hingga 1,5 meter. "Beberapa lokasi di Kecamatan Periuk sudah surut, tapi hujan deras pagi tadi membuat ketinggian air kembali naik," ujarnya di Ciledug, Selasa (25/2/2020).

DAS Kali Angke juga terkena imbas langsung dari hujan deras seperti Ciledug Indah, Pinang Griya termasuk juga di Kompleks DDN, Ganda Asri 2 kemudian Perumahan Puri Kartika dan Wisma Tajur.



"Untuk DAS Cisadane masih terkendali. Ketinggian air bervariasi, yang paling parah di wilayah Periuk. Kalau Karang Tengah dan Ciledug antara 30-60 cm, yang paling parah di Periuk 1,5 meter," katanya. (Baca juga: Dikepung Banjir, Kepala BPBD Nyatakan Kota Bekasi Lumpuh)

Petugas sudah diterjunkan ke titik-titik banjir dan siap siaga di posko banjir. Bagi warga yang butuh evakuasi bisa cepat menghubungi BPBD Kota Tangerang. "Petugas sudah kami terjunkan ke lokasi. Untuk Periuk dari kemarin sudah standby, posko banjir, dapur umum dan posko kesehatan sudah didirikan, bantuan juga terus kami distribusikan," ungkap Edi.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Kota Tangerang Irman Puja Hendra mengatakan, petugas BPBD terus mengimbau warga untuk mengungsi ke posko kesehatan yang sudah disediakan oleh Pemkot Tangerang. "Terutama pada warga lansia, balita, ibu hamil, dan juga warga yang kurang sehat. Kita dari kemarin sudah menyiapkan 7 perahu karet dan 60 personel di Periuk," ucapnya.

Seperti di Perumahan Garden City, Periuk. Di wilayah ini ketinggian air mencapai 1,5 meter. Dengan menggunakan perahu karet, petugas mengevakuasi Kusnyoto (70) yang dilaporkan menderita stroke. "Tadi sekitar pukul 09.00 WIB kami menerima permohonan evakuasi dari warga. Kami langsung terjunkan petugas ke lokasi untuk mengevakuasi yang bersangkutan," kata Irman. (Baca juga: Dikepung Banjir, Ini Wilayah yang Tergenang di Kota Bekasi)
(jon)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak