Polda Metro: Ada Kemungkinan Komunitas Gay Akan Menggelar Event Lanjutan

loading...
Polda Metro: Ada Kemungkinan Komunitas Gay Akan Menggelar Event Lanjutan
Tersangka pesta gay saat menjalani rekonstruksi di Mapolda Metro Jaya, Kamis (3/9/2020). Foto: SINDOnews/Isra Triansyah
A+ A-
JAKARTA - Polisi menggelar rekonstruksi kasus pesta gay di Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2020). Hasilnya, ada fakta kalau komunitas penyuka sesama jenis tersebut diduga hendak membuat kegiatan asusilanya kembali.

Wakil Direskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, dugaan tersebut muncul dari fakta yang ada dalam rekonstruksi pesta gay. Diketahui peserta game dalam pesta itu bakal diberikan hadiah berupa diskon 50 persen untuk undangan event berikutnya. (Baca juga: Begini Rekonstruksi Pesta Gay Bertajuk Kumpul-kumpul Pemuda Rayakan Kemerdekaan)

"Satu hal terkuak dalam rekonstruksi tahap akhir atau pelaksanaan bahwa tiap pemenang dari game yang dilakukan akan diberikan hadiah terkait undangan event selanjutnya dengan diskon 50 persen. Artinya ada kemungkinan komunitas ini mengadakan event selanjutnya," ujarnya, Kamis (3/9/2020).

Bila polisi tak menggerebek pesta gay kemarin kemungkinan para tersangka bakal menggelar event asusila kembali. Adapun komunitas gay sudah 2 kali menggelar event pada 2018 lalu 2 kali di tahun 2019, dan dua kali pula di tahun 2020 sehingga total sudah 6 kali digelar pesta gay oleh para tersangka. (Baca juga: Tersangka Pesta Gay Sewa Kamar Apartemen Rp1,3 Juta per Malam)

"Kelima dan keenam dilakukan di tempat yang sama, sedangkan pertama hingga keempat dilakukan di tempat berbeda, tapi semua di kawasan Jakarta," tutur Jean.



Polisi saat ini mengembangkan kasus khususnya kemungkinan adanya komunitas lain serupa dan mendalami korelasi antara komunitas yang diciduk ini dengan komunitas lainnya. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya grup lain yang dimiliki komunitas ini selain dari grup WA dan Instagram yang sudah terungkap.
(jon)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top