alexametrics

Dua Pekan, Sampah Banjir di Bekasi Capai 18 Ribu Ton

loading...
Dua Pekan, Sampah Banjir di Bekasi Capai 18 Ribu Ton
Sampah sisa banjir. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A+ A-
BEKASI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi telah mengangkut 18.000 ton sampah sisa banjir yang terjadi pada awal tahun 2020. Belasan ribu ton sampah tersebut terangkut selama dua pekan diseluruh titik banjir di Kota Bekasi. Saat ini, sampah banjir tersebut sudah terbuang ke TPA Sumur Batu maupun TPST Bantargebang.

"Hingga Rabu (15/1/2020) ini, tercatat 18 ribu ton sampah dengan asumsi 95 persen sampah banjir yang sudah terangkut," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan Yuliana.

Menurut dia, hingga saat ini masih tersisa 5 persen sampah banjir yang tersisa dengan targetan pekan depan sudah tidak ada sisa sampah banjir.



Meski demikian, pembersihan sampah kita akan lakukan terus meskipun masa tanggap darurat sudah selesai. Hanya saja sebanyak 65 dump truk yang sewa itu sudah tidak lagi dioperasikan untuk mengangkut sampah banjir. "Mulai sekarang pengangkutan sampah menggunakan truk sampah milik Kota Bekasi," katanya.

Yayan mengatakan, sampah sisa banjir terbanyak dari wilayah Kecamatan Jatiasih. Sebab, dalam empat hari kemarin hanya tersisa proses penanganan di wilayah perumahan di Kecamatan Jatiasih. Bahkan, pihaknya sangat terbantu atas izin Gubernur DKI untuk membuang sampah ke TPST Bantargebang milik Pemprov DKI Jakarta.

Sehingga, kata dia, pembuangan sampah ke lokasi tersebut masih diperbolehkan sampah penanganan sampah selesai 100 persen. Dalam proses pengangkutan sampah, Dinas Lingkungan Hidup Kota mengerahkan 307 truk sampah. Rata-rata tiap truknya mampu mengangkut minimal 6,5 ton hingga 14 ton sampah.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak