alexametrics

Tak Memiliki MCK, Ratusan KK di Jakbar BAB Sembarangan

loading...
Tak Memiliki MCK, Ratusan KK di Jakbar BAB Sembarangan
Ratusan kepala keluarga di Jakarta Barat hingga kini belum memiliki MCK.Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Sebanyak 214 Kepala Keluarga (KK) di empat RW, Tanjung Duren, Grogol, Jakarta Barat masih bermasalah dengan tempat mandi cuci kakus (MCK). Akibatnya ratusan KK ini terancam kesehatannya.

Kepala Suku Dinas (Sudin) Kesehatan Jakarta Barat, Kristi Watini mengatakan, di antara empat RW itu, kondisi terburuk terjadi di RT 15/07. “Sebagian besar disana tidak dilengkapi jamban. Kami catat ada 124 KK yang terdampak,” katanya, Jumat (4/10/2019).

Karena itu, Kristi pun gencar melakukan sosialisasi pembuatan jamban untuk mengubah kebiasaan masyarakat yang masih membuang air besar sembarangan.
Kebiasaan buruk yang dilakukan warga, lanjut Kristi, akan berdampak buruk terhadap lingkungan dan memicu berbagai penyakit seperti diare, tifus, tumbuh kerdil dan sebagainya.



Pantauan di lokasi, tepatnya Gang Sekretaris 1, RT 15/07, kondisi jamban sangat memprihatinkan. Disepanjang gang 100 meter tersebut saluran air dipenuhi oleh kotoran manusia.

Sekalipun terdapat satu toilet, namun kondisinya sangat memprihatinkan lantaran sempit dan kumuh, serta digunakan oleh beberapa kepala keluarga.
Toilet ini kemudian tak memiliki septictank.

Pembuangan dari toilet dialirkan langsung melalui paralon sejauh satu meter dan dibuang ke aliran kali tak jauh dari lokasi. Ketua RT 15/07 Tanjung Duren Utara, Sitanggang mengatakan, masih banyak warga yang belum memiliki jamban sehat. Sekalipun memiliki toilet, namun pembuanganya langsung dialirkan ke saluran air warga.

"Di sini warganya ada sekitar 150 KK, jadi yang enggak punya jamban sehat itu ada 20 sampai 30 KK itu yang terdaftar, yang lainnya saya kurang tahu," ucapnya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak