alexametrics

Cegah Kebakaran, Pemkot Jakarta Barat Razia Listrik di Kembangan

loading...
Cegah Kebakaran, Pemkot Jakarta Barat Razia Listrik di Kembangan
Petugas tengah memeriksa meteran listrik di salah satu pabrik rumahan di Jakarta. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat menggelar Operasi Penertiban Aliran Listrik (OPAL) pemukiman padat penduduk di Kecamatan Kembangan. Operasi yang digelar hari ini melibatkan Satpol PP, PLN, TNI, Polri, Gulkarmat dan unsur masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Camat Kembangan, Agus Ramdani. Kata dia, razia ini bertujuan untuk memastikan tak ada aliran kabel listrik yang semrawut, kegiatan ini juga menyasar sejumlah rumah yang rawan kebakaran.

"Ini sebenarnya kegiatan rutin setiap hari Rabu kita keliling ke wilayah untuk melakukan pemeriksaan. Tapi kemarin ada Ingub Nomor 65 Tahun 2019 tentang gerakan warga cegah kebakaran," kata Agus saat mengelar OPAL di RW 04 Kelurahan Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (4/9/2019).



Agus mengatakan, tiap pemilik rumah diberikan 10 pertanyaan untuk mengetahui apakah rumah tersebut tergolong rawan kebakaran. Beberapa pertanyaan yang diajukan yakni terkait pemasangan kompor, tabung gas hingga selang dipastikan terpasang sesuai dengan standar keamanan.

Ada juga, pertanyaan mengenai colokan listrik yang bisa menjadi salah satu penyebab kebakaran.

"Ada 10 item pertanyaan, apabila ada dua pertanyaan yang jawabannya tidak sesuai maka itu masuk dalam ketegori rumah rawan kebakaran," kata Agus

Agus mengatakan, rumah yang dianggap rawan kebakaran kemudian ditempeli stiker oleh petugas gabungan.

Agus memaparkan pemilihan lokasi di RW 04 Kembangan Utara lantaran wilayah tersebut merupakan wilayah rawan kebakaran di Kembangan. Dari dua RT yang ada di RW 04, sebanyak 33 rumah dipasangi stiker rawan kebakaran dan enam rumah terkena OPAL.

Agus menjelaskan, apabila dalam satu RT lebih banyak rumah rawan kebakaran, nanti akan disebut RT rawan kebakaran, begitu juga untuk tingkat RW dan Kelurahan.

"Dan dari hasil itu semua nanti kita bentuk forum sistem keselamatan kebakaran lingkungan, itu tingkat RW dan Kelurahan, nah untuk tingkat kecamatan nanti dibuat forum komunikasi keselamatan kebakaran," kata Agus.

Sementara itu, Yayat (39), salah seorang warga menyambut baik kegiatan ini. Dia mengatakan penertiban membantu menjaga wilayahnya dari kebakaran. "Ini bagus banget, menjaga kawasan ini dari kebakaran," ujarnya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak