alexametrics

Alfamart Sinergi dengan Polisi Guna Cegah Tindak Kejahatan

loading...
Alfamart Sinergi dengan Polisi Guna Cegah Tindak Kejahatan
Wakapolres Depok, AKBP Aria Perdana beri pengarahan kepada karyawan PT Alfamart. Foto/R Ratna Purnama/SINDOnews
A+ A-
DEPOK - Polisi memberikan pengarahan kepada para karyawan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) dalam rangka mencegah tindak kejahatan sekaligus akan meningkatkan keamanan pada tempat-tempat usaha di wilayah Depok. Pengarahan diberikan oleh Wakapolres Depok, AKBP Aria Perdana kepada karyawan toko di wilayah Depok.

Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin mengatakan, pihak perusahaan selalu berupaya untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan baik dari internal maupun eksternal. Seperti semua toko saat ini telah dilengkapi cctv, dan patroli rutin dari bagian keamanan Alfamart, namun keamanan belum bisa terjamin sepenuhnya.

"Karena itulah kami meminta pengarahan dari pihak kepolisian untuk mencegah kejahatan sekaligus bantuan dari jajaran Kepolisian Polres Depok untuk menjaga kemanan bagi toko-toko kami," katanya di Depok, Jumat (30/8/2019).



Tindak kejahatan di Toko Alfamart di wilayah Depok pada tahun 2018 terjadi 5 kasus, sedangkan tahun 2019 hingga Agustus ini terjadi 9 kasus.

"Ada peningkatan angka kejahatan, sehingga menjadi perhatian tersendiri agar karyawan kami bisa merasa aman saat bekerja," bebernya.

Pihaknya mengapresiasi peran kepolisian yang dengan cepat membantu mengungkap kasus kriminal yang terjadi khususnya di wilayah Depok.

Ditempat yang sama, Wakapolres Depok AKBP Arya Perdana menambahkan, pelaku kejahatan umunya karena ada motivasi tertentu, target yang menarik perhatian pelaku dan juga tidak ada penjagaan di sekitar target.

"Karyawan toko harus menjaga sosialisasi yang baik dengan masyarakat sekitar toko agar tercipta suasana yang relatif kondusif dan aman," katanya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak