alexametrics

Warga Daan Mogot Tolak Pencari Suaka, Lurah Diminta Beri Pemahaman

loading...
Warga Daan Mogot Tolak Pencari Suaka, Lurah Diminta Beri Pemahaman
Sejumlah pencari suaka mendiami trotoar di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.Foto/SINDOnews/Dok
A+ A-
JAKARTA - Keberadaan para pencari suaka di lahan eks Kodim Jakarta Barat mendapatkan penolakan dari warga sekitar. Semenjak kepindahannya dari Kebon Sirih, Jakarta Pusat, warga langsung memasang spanduk-spanduk bernada keberatan.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta Taufan Bakri menjelaskan, pihaknya sudah meminta camat dan lurah untuk memberikan pemahaman kepada warga."Warga kan belum mengerti soal Peraturan Presiden No 125 bahwa pemerintah harus membantu para pencari suaka ini. Kalau kita jelaskan pada mereka bahwa kita sekarang membantu orang. Kenyamanannya pasti terganggu di sana ya. Dengan mengorbankan yang terganggu itu dia menyadari bahwa ini juga penting kan dunia internasional akan menyorot, yang minta bantuan kan PBB," kata Taufan saat dihubungi pada Kamis (18/7/2019).

Saat Indonesia terkena bencana, lanjut Taufan, dunia internasional pun juga turut membantu. Oleh karena itu, dia berharap warga sekitar ikhlas membantu para pencari suaka.



"Kalau dunia internasional menyorot Pemerintah Indonesia dan DKI Jakarta membantu para pengungsi ini. Suatu hari kalau kita terjadi bencana, dunia internasional bantu kita juga kan," jelasnya.

Tak itu saja, Afghanistan juga pernah berjasa bagi Indonesia saat membutuhkan pengakuan kemerdekaan."Iya. Kan kita cari begitu. Apalagi Afghanistan ketika Indonesia merdeka, negara itu menyatakan mendukung pemerintahan Indonesia zaman dulu kan ada historis tertentu," tegasnya.

Taufan meminta pejabat setempat untuk mengondisikan agar warga tidak melakukan penolakan kepada pencari suaka."Kita akan pendekatan itu tugas lurah dan camat yang bisa memberi pemahaman. Terus yang sekolah di sebelah itu juga kita ajak ngomong. Biasalah kalau orang terkejut. Kayak orang pacaran baru-baru, lama-lama jatuh cinta," terang Taufan.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak