alexametrics

Sembari Menangis, Penjambret di Tanjung Duren Minta Maaf

loading...
Sembari Menangis, Penjambret di Tanjung Duren Minta Maaf
Teguh penjambret yang viral di Tanjung Duren diperlihatkan petugas Polrestro Jakarta Barat.Foto/SINDOnews/Yan Yusuf
A+ A-
JAKARTA - Teguh Arif Irianto (39) pejambret yang viral setelah rekaman CCTV-nya beredar tak kuasa menahan tangis lantaran dua betisnya ditembak polisi. Sembari menangis Teguh meminta maaf kepada masyarakat.

“Saya mohon maaf sebesar besarnya, kepada masyarakat Indonesia, khususnya korban,” kata Teguh saat dimintai keterangan oleh Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait di Mapolrestro Jakarta Barat pada Kamis (4/7/2019).

Pria bertubuh besar berambut cepak itu mengaku khilaf atas aksi menjambretnya. Ekonomi yang sulit lantaran sudah tak bekerja membuat Teguh nekat menjambret.



"Uang menjambret digunakan untuk membiayai kehidupan keluarga dan anak. Sisanya untuk membeli sabu," kata Teguh.(Baca: Ditembak Polisi, Penjambret di Tanjung Duren Sudah Beraksi Puluhan Kali)

Teguh tak menampik, meskipun di tahun 2017 masih sempat bekerja sebagai petugas keamanan kompleks. Namun karena konsumsi narkoba yang cukup banyak membuatnya nekat menjambret.(Baca: Terekam CCTV, Nenek Gendong Cucu Terjatuh Dijambret di Tanjung Duren)

"Sudah 10 kali beraksi di Tanjung Duren. Saya incar perempuan yang memakai perhiasan emas," ujarnya. Akibat perbuatannya kini Teguh mendekam di tahanan dan akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan yang ancamannya hukuman penjara di atas lima tahun.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak