alexametrics

Lahan Bermasalah, Anies Pastikan Pembangunan Stadion BMW Tetap Berjalan

loading...
Lahan Bermasalah, Anies Pastikan Pembangunan Stadion BMW Tetap Berjalan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: dok/SINDOnews/Komaruddin Bagja
A+ A-
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan bahwa pembangunan Stadion Bersih, Wibawa, Manusiawi (BMW) untuk klub sepak bola Persija tetap berjalan. Kendati lahan seluas 9,5 hektare di Jakarta Utara itu kini dalam masalah sengketa kepemilikan.

"Tetap jalan terus, teman Persija jangan khawatir (pembangunan jalan terus)," kata Anies Baswedan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Berdasarkan informasi, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta memenangkan gugatan PT Buana Permata Hijau terkait sengketa lahan itu. Dalam amar putusannya, Majelis Hakim membatalkan Sertifikat Hak Pakai yang diterbitkan BPN Jakarta Utara Nomor 314 dan 315.



Dalam kasus ini, Pemprov DKI turut menjadi tergugat intervensi. Sertifikat nomor 314 memiliki luas 29.256 meter persegi (2,9 hektar) sementara SHP nomor 315 seluas 66.199 meter persegi (6,6 Hektar). (Baca: Peletakan Batu Pertama, Anies Ajak Jakmania ke Stadion BMW)

Anies mengklaim perkara tersebut tak menyeret Pemprov DKI. Pihak terguguat kata Anies adalah BPN bukan Pemprov DKI. "Yang digugat adalah BPN bukan DKI. DKI sudah menang," tegas Anies.

Anies mengatakan, upaya membangun stadion untuk Persija itu bukan hal yang mudah. Ada saja oknum yang ingin menggagalkan proyek yang menjadi salah satu bagian dari janji kampanyenya pada Pilkada DKI 2017 itu.

Padahal kata dia pembangun stadion BMW adalah untuk kepentingan banyak orang bukan untuk golongan atau segelintir orang saja.

"Ikhtiar kita adalah membangun untuk seluruh warga DKI ini bukan untuk kepentingan kecil. Bantu untuk awasi, selalu ada saja pihak yang ingin menjegal. Bantu ini sehingga stadion bisa terwujud untuk semuanya," tutup Anies.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak