alexametrics

DKI Belum Terima Laporan Konsumsi Ikan dari Teluk Jakarta Terkena Kanker

loading...
DKI Belum Terima Laporan Konsumsi Ikan dari Teluk Jakarta Terkena Kanker
Nelayan mengeringkan beberapa jenis ikan di kawasan Muara Angke, Jakarta. Foto/Yorri Farli/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum mendapatkan laporan penginap penyakit kanker yang disebabkan mengkonsumsi ikan dari Teluk Jakarta.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, saat ini belum ada laporan penyakit kanker yang disebabkan karena mengkonsumsi ikan dari Teluk Jakarta.

"Kalau bahaya konsumsi ikan dan seberapa besar kewaspadaan itu biar Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) yang berkompeten," kata Widyastuti melalui pesan singkatnya, Kamis 21 Februari 2019.



Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Darjamuni akan mencari info terkait adanya isu penyakit kanker yang disebabkan mengkonsumsi ikan dari Teluk Jakarta.
DKI Belum Terima Laporan Konsumsi Ikan dari Teluk Jakarta Terkena Kanker
"Karena yang saya tahu ikan itu dinamis jadi tidak terakumulasi polutan kecuali kekerangan karena dia statis dan filter feeder," tegasnya.Sebelumnya, Guru Besar Tetap Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor (IPB) Etty Riani mengatakan, ikan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum dan Teluk Jakarta tak layak dikonsumsi bahkan bisa menyebabkan penyakit kanker. Menurut dia, Teluk Jakarta tidak hanya tercemar oleh aktivitas yang ada di darat tapi juga yang ada di laut."Oleh karena itu, mengkonsumsi daging ikan dari Teluk Jakarta berpotensi untuk terkena penyakit kanker dan penyakit degeneratif non kanker," katanya di Bogor, kemarin.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak