alexametrics

Minibus Hantam Rumah Warga, 4 Orang Terluka di Cengkareng

loading...
Minibus Hantam Rumah Warga, 4 Orang Terluka di Cengkareng
Mobil yang dikemudikan Intan Gosal rusak berat setelah menghantam rumah warga di Jalan Inspeksi, Cengkareng, Jakarta Barat.Foto/SINDOnews/Yan Yusuf
A+ A-
JAKARTA - Lantaran tak kuasa menahan kantuk, mobil mewah merek Honda Accord yang dikemudikan Intan Gosal (55) menabrak rumah di Jalan Inspeksi, RT 04/02, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (7/12/2018). Kejadian itu membuat pemilik rumah, Sri (60), kedua anaknya Opi (15), dan Asep (30), serta seorang adiknya bernama Eneng (40) terluka parah.

Ketua RW 02 Rawa Buaya, Suntama mengatakan, peristiwa itu terjadi pukul 13.30 WIB, ketika itu mobil Honda Accord B 1343 BAH yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Grogol oleng dan tergelincir ke bahu jalan. Mobil itu kemudian menabrak empat orang yang tengah asik berbincang di belakang rumah dan terhenti di bagian belakang rumah yang dijadikan bengkel cat.

Pantauan di lokasi, bagian belakang rumah Sri itu telah ditutupi dengan terpal biru lantaran telah hancur dihantam mobil. "‎Kalau siang, memang suka duduk-duduk disini kalau siang," kata Suntama ditemui di lokasi, Jumat (7/12/2018).

Suntama menuturkan, keempat korban itu mengalami luka cukup parah dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Hermina. Sedangkan pengendara beserta mobilnya sudah diamankan petugas kepolisian.

Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Barat, AKP Robiin menduga peristiwa itu terjadi karena pengemudi mengantuk. Hal itu membuat mobil yang dikendarainya tergelincir hingga menabrak empat warga sebelum akhirnya berhenti setelah menghantam tembok rumah.

"Pengendaranya itu sudah berumur 60 tahun. Dia lewat situ dari rumahnya mau ke kantor, namun karena mengantuk kurang konsentrasi hingga akhirnya menabrak warga," ucapnya.

Robiin mengatakan, ‎pengendara tersebut saat ini masih menjalani pemeriksaan di Kantor Laka Lantas Jakarta Barat. Selain itu, Intan mengaku siap bertanggung jawab untuk mengganti seluruh biaya pengobatan dan ganti rugi terhadap para korban.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak