Kasus Positif Covid-19 Tinggi, Bima Arya: Mohon Tidak Rayakan HUT RI

loading...
Kasus Positif Covid-19 Tinggi, Bima Arya: Mohon Tidak Rayakan HUT RI
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengimbau warganya agar tahun ini menahan diri untuk tidak menggelar perayaan HUT RI ke-75 yang mengundang kerumunan. Foto: SINDOnews/Haryudi
A+ A-
BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengimbau warganya agar tahun ini menahan diri untuk tidak menggelar acara perayaan HUT RI ke-75 yang mengundang kerumunan. Sebab, data menunjukkan kasus Covid-19 di Kota Bogor mengalami kenaikan.

Dia mengingatkan masyarakat sekaligus mengajak semua untuk semakin waspada. Sebab, saat ini di Kota Bogor banyak terjadi penularan dalam keluarga akibat tidak waspada. (Baca juga: 10 Kecamatan di Kota Bekasi Belum Aman Covid-19)

"Dari 1-13 Agustus ini tercatat 98 kasus positif. Ini angka yang lebih tinggi daripada keseluruhan angka positif pada Juli lalu. Sebagian besar kalau kita dalami penularannya berasal dari luar kota," ujarnya, Jumat (14/8/2020)

"Juga bagi Anda atau anggota keluarga Anda yang sehari-harinya aktif di luar rumah pastikan ketika pulang ke rumah jangan dulu berinteraksi dengan anggota keluarga sebelum Anda membersihkan diri secara total untuk menghindari membawa virus," tambah Bima.

Pemkot Bogor mencatat 24 keluarga yang menjadi sumber penularan kasus. Bahkan, ada satu keluarga yang anggota keluarganya 22 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 dengan keseluruhan kasus positif di keluarga sebanyak 85 kasus. (Baca juga: Pelanggaran Protokol Kesehatan Tinggi, 32 Kawasan Khusus Pesepeda di Ibu Kota Ditiadakan)



Bima juga meyakini kemerdekaan RI tidak hilang maknanya ketika dirayakan dengan protokol kesehatan. "Merah putih akan selalu di dada dan di sanubari kalau pun kita tidak menyelenggarakan acara yang mengundang keramaian, khususnya mengundang penularan Covid-19 di Kota Bogor," ujarnya.
(jon)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top