alexametrics

Massa Aksi 115 Sudah Membanjiri Monas dan Istiqlal

loading...
Massa Aksi 115 Sudah Membanjiri Monas dan Istiqlal
Massa aksi 115 mulai banjiri Monas. Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - Ribuan Massa yang akan menggelar Aksi 115 atau Aksi Bela Baitul Maqdis mulai membanjiri kawasan Monumen Nasional (Monas) dan Masjid Istiqlal. Rata-rata, peserta aksi yang hadir di dua lokasi tersebut mulai datang sekitar pukul 02.00 WIB.

Pantauan SINDOnews, massa aksi yang menghadiri acara yang ditujukan untuk membela negara Palestina tersebut berasal dari berbagai kalangan, dari mulai anak sekolah SMP dan SMA, sejumlah ormas Islam, juga masyarakat usia muda hingga tua.

Mereka datang membawa spanduk dan atribut sebagai bentuk penolakan menanggapi kebijakan Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dengan memindahkan kedutaan besar dari Tel Aviv ke wilayah yang diperebutkan Negara Yahudi dengan Palestina.

Yahdi, salah satu peserta aksi 115 dari Bogor mengatakan, dirinya dan rombongan sengaja datang lebih awal sekitar pukul 20.30 dari Bogor supaya tidak berhimpit-himpitan di kereta. "Kalau datang lebih awal lebih enak saja, bisa istirahat dulu di Istiqlal," terangnya kepada SINDOnews.



Sekadar informasi, ratusan ribu hingga jutaan massa diprediksi akan memenuhi Monas dan sekitarnya untuk mengikuti Aksi 115 atau Aksi Bebaskan Baitul Maqdis yang digelar hari ini, Jumat (11/5/2018).

Acara sendiri akan diawali dengan solat subuh berjamaah di Monas dan Istiqlal, zikir, tilawah Quran, nasyid, orasi tokoh ulama, pembacaan pernyataan sikap, dan solat Jumat berjamaah. Acara dimulai dari jam 04.00 hingga 13.00 WIB.

Sejumlah tokoh ulama akan menghadiri kegiatan itu, di antaranya Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kiai Ma'ruf Amin, Ketua PP Muhammadiyah Yunahar Ilyas, Ustaz Bachtiar Nashir, Kiai Zaitun Rasmin, Kiai Sobri Lubis, Kiai Alkhathath, dan para tokoh Alumni 212 lainnya.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak