alexametrics

Dipersiapan Jadi Objek Wisata, Situ Rawa Besar Terus Ditata

loading...
Dipersiapan Jadi Objek Wisata, Situ Rawa Besar Terus Ditata
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus mematangkan rencana penataan Situ Rawa Besar di Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas. Dok/Koran SINDO
A+ A-
DEPOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus mematangkan rencana penataan Situ Rawa Besar di Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok membutuhkan dukungan alat berat jenis amfibi agar pekerjaan bisa lebih cepat selesai.

"Pemkot akan melakukan penataan terhadap Situ Rawa Besar pada 2019. Untuk tahap awal, DPUPR akan mengintervensi badan situ terlebih dahulu. Dengan melakukan normalisasi," kata Kepala DPUPR Kota Depok, Manto.

Dia menjelaskan, dalam melakukan normalisasi, pihaknya mengajukan permohonan alat berat berupa amfibi untuk menunjang kegiatan tersebut. Pengajuan dilakukan, mengingat alat yang dimiliki DPUPR tidak bisa dipakai secara bergantian.



"Agar lebih optimal, kami mengajukan alat berat berupa amfibi. Karena amfibi yang kita miliki saat ini sedang digunakan untuk normalisasi situ lainnya, dan itu tidak bisa diganggu. Kalau memakai alat yang sudah ada, maka akan mengacaukan kegiatan yang sudah teragenda," tukasnya.

Situ Rawa Besar terakhir dinormalisasi pada 2015. Butuh tiga sampai empat bulan untuk mengembalikan fungsi situ yang ideal sebagai penyangga air. "Saat ini sedimen sudah mengendap lagi dan memang harus segera dinormalisasi. Mudah-mudahan dukungan semua Perangkat Daerah (PD) dapat mewujudkan situ yang bisa dijadikan objek wisata," ungkapnya.

Camat Pancoran Mas Utang Wardaya, menyambut baik rencana penataan Situ Rawa Besar. Pihaknya siap untuk bekerja sama memberikan sosialisasi ke masyarakat sekitar. "Kami siap sosialisasikan ke warga, agar mereka bisa ikut peduli dan berpartisipasi dalam proses penataan Situ Rawa Besar," katanya.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
TERPOPULER
HOT TOPIC
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak