Cegah Kerumunan, PT KCI Atur Antrean Penumpang di JPM Tanah Abang

loading...
Cegah Kerumunan, PT KCI Atur Antrean Penumpang di JPM Tanah Abang
Antrean penumpang kereta. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengajak seluruh pengguna KRL untuk memaksimal penaatan protokol kesehatan Covid-19. Terutama ketika kembali menjalani aktivitas rutin menggunakan transportasi publik.

VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba mengatakan, pihaknya juga terus melakukan evaluasi untuk memaksimalkan pelaksanaan protokol kesehatan di stasiun. (Baca juga: Menkominfo Instruksikan Dinas Kominfo Gencarkan Kampanye Protokol Covid-19)

"Salah satu evaluasi sesuai perkembangan situasi adalah pembenahan alur masuk penumpang di Stasiun Tanah Abang," kata Anne di Jakarta, Senin (10/8/2020). (Baca juga: Mulai Hari Ini, Pelanggar Ganjil-Genap Didenda Maksimal Rp500.000)

Mulai Senin (10/8/2020) sore hingga malam nanti, alur antrean calon pengguna di Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) akan diatur melalui penyekatan dan antrean sesuai jumlah pengguna yang akan mengakses layanan KRL melalui Hall Selatan Stasiun Tanah Abang.

"Pengaturan ini sebagai antisipasi agar para pengguna KRL tidak lagi berkerumun dan memadati pintu akses ke Hall Selatan Stasiun dari area JPM. Kami berharap para pengguna KRL dapat memahami serta mengikuti pengaturan terbaru ini," tuturnya.



Pada pekan lalu saat ganjil genap mulai disosialisasikan, belum terdapat peningkatan volume pengguna KRL. Pada 27-30 Juli rata-rata pengguna KRL adalah 395.031 penumpang. (Baca juga: Belum Aman di Masa New Normal, Patuhi Protokol Kesehatan di Fasilitas Umum)

Sementara pada 3–7 Agustus pekan lalu, rata-rata pengguna KRL tercatat 390.617. Meskipun rata-rata pengguna KRL relatif stabil, PT KCI sejak pekan lalu telah menyiapkan antisipasi dengan tambahan jumlah perjalanan KRL.

"PT KCI saat ini telah mengoperasikan perjalanan KRL sejumlah 975 perjalanan KRL setiap harinya. Penambahan perjalanan telah dilakukan sepanjang akhir Juli dan terakhir pada 1 Agustus lalu untuk lintas Rangkasbitung, lintas Bekasi/Cikarang, dan lintas Depok/Bogor," terangnya.

Untuk meningkatkan upaya jaga jarak, kata dia, PT KCI juga selama beberapa bulan ini telah memberangkatkan kereta dari stasiun-stasiun yang bukan merupakan stasiun awal namun cukup ramai pengguna.

Pada pagi hari telah tersedia pemberangkatan dari stasiun Tigaraksa, Cilebut, Bojonggede, dan Sudimara. Untuk jadwal selengkapnya dapat dilihat melalui situs www.krl.co.id dan aplikasi KRL Access.



Aplikasi KRL Access saat ini juga telah hadir dengan tampilan baru dimana para pengguna dapat mengakses berbagai layanan terutama informasi kondisi antrian di stasiun dan posisi terkini KRL. KRL Access versi terbaru sudah dapat diunduh para pengguna Android melalui Play Store dan App Store.

Dengan adanya informasi kondisi antrean di stasiun, PT KCI mengajak pengguna untuk merencanakan perjalanannya dengan perkembangan situasi agar tidak menunggu terlalu lama di antrean.

Untuk semakin mengurangi interaksi pelanggan dengan petugas dan mengurangi penggunaan uang tunai yang berpotensi menjadi media penyebaran virus, PT KCI sejak 3 Agustus lalu telah memberlakukan Stasiun Bogor, Cilebut, dan Cikarang sebagai Stasiun KMT selama hari kerja. Transaksi di tiga stasiun tersebut dapat dilayani dengan menggunakan KMT, kartu uang elektronik bank, maupun tiket kode QR.

Dalam memberikan layanan pada masa pandemi ini, PT KCI senantiasa mengutamakan pelaksanaan protokol kesehatan diantaranya kewajiban menggunakan masker, pengecekan suhu tubuh saat akan naik KRL, pembatasan pengguna di dalam KRL, menjaga jarak saat di stasiun dan KRL, serta penyediaan wastafel tambahan sebagai fasilitas untuk mencuci tangan.

Kebersihan stasiun dan kereta juga rutin dijaga dengan pembersihan berkala selama beroperasi maupun seusai jam operasional layanan KRL.
(mhd)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top