alexametrics

Anies-Sandi Dilantik, Ini Harapan Kota Satelit di Sekeliling Jakarta

loading...
Anies-Sandi Dilantik, Ini Harapan Kota Satelit di Sekeliling Jakarta
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno melambaikan tangan seusai acara serah-terima jabatan di Balai Kota DKI Jakarta kemarin. Foto/KORAN SINDO/Yorri Farli
A+ A-
KEPALA daerah di kota-kota penyangga seperti Tangerang, Bekasi, Bogor, dan Depok berharap Anies Baswedan-Sandiaga Uno memperkuat sinergi dalam mengatasi berbagai persoalan yang ada.

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu diharapkan dapat mengatasi banjir dan kemacetan yang kerap menyergap wilayah tetangga Ibu Kota. "Kami sudah menggelar pertemuan awal dengan Anies beberapa waktu lalu. Dia (Anies) siap bersinergi melaksanakan pembangunan di daerah. Beberapa masalah krusial perlu ditangani bersama,” ujar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah kemarin.



Sinergi yang selama ini terjalin antara lain penanganan macet dan beroperasinya Bus Transjabodetabek, revitalisasi Kali Mookervart, pengerukan kali dan sungai di daerah per batasan. Begitu juga dengan urusan administrasi, Arief berharap tak ada lagi sekat karena untuk penanganan persoalan daerah dibutuhkan sinergi bersama-sama.

”Kami ingin berkolaborasi dengan Pemprov DKI seperti penambahan jalur Bus Transjakarta koridor XIII hingga Ciledug dan Poris Plawad,” ucapnya.

Selain Kota Tangerang, Pemkot Bekasi juga berharap Anies-Sandi tetap memperhatikan Kota Bekasi sebagai wilayah mitra. Menurut Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, selain dekat secara geografis, Kota Bekasi dan Jakarta memiliki hubungan yang erat. Setiap hari Pemprov DKI membuang sampah di lahan miliknya di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

DKI memberikan anggaran kompensasi terhadap warga Bantar Gebang yang terkena dampak. Gubernur baru juga diminta menyuntikkan dana hibahnya ke Kota Bekasi, bahkan menaikkan dana yang rutin diterima setiap tahunnya. Apalagi pada 2018 Pemkot Bekasi mengajukan anggaran Rp1,2 triliun. Anggaran tersebut akan difokuskan untuk pembangunan infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan).

”Dinas PUPR fokus pada penanggulangan banjir dan jalan. Disperkimtan akan memfokuskan pembangunan sekolah terpadu dan puskesmas,” kata Rahmat.
halaman ke-1 dari 3
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak