Jelang PSBB DKI, Bekasi Pantau Pergerakan Kendaraan ke Ibu Kota

loading...
Jelang PSBB DKI, Bekasi Pantau Pergerakan Kendaraan ke Ibu Kota
Jelang PSBB DKI, Bekasi Pantau Pergerakan Kendaraan ke Ibu Kota
A+ A-
BEKASI - Jelang penerapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melakukan pemantaun di perbatasan antara Kota Bekasi dengan DKI Jakarta. Sebab, Kota Bekasi menjadi gerbang masuk dari arah Timur menuju Ibu Kota.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Dadang Ginanjar mengatakan, pemantauan pergerakan kendaraan yang dari arah Bekasi menuju DKI Jakarta akan dilakukan selama tiga hari ke depan."Mulai hari ini, kami pantau pergerakan kendaraan menjelang penerapan PSBB DKI," kata Dadang pada Rabu (8/4/2020).

Setelah itu, lanjut dia, Kota Bekasi akan mulai membatasi semua kendaraan yang akan masuk ke DKI Jakarta. Sehingga, kendaraan yang akan masuk ke DKI Jakarta tidak bisa masuk sembarangan. Apalagi, volume kendaraan yang masuk ke DKI melalui Kota Bekasi sudah mulai berkurang tiga minggu terakhir.



"Dengan sendirinya kalau PSBB harus sinkron, di sana pembatasan (DKI Jakarta) otomatis di sini juga harusnya berkurang yang masuk ke sana," ujarnya. Apalagi,
sekitar 20% kendaraan yang masuk DKI Jakarta sudah mulai berkurang dan Kota Bekasi akan membantu DKI Jakarta dalam penerapanya.

Menurut dia, ada 10 titik perbatasan menuju ke DKI Jakarta akan dilakukan pembatasan nantinya. Seperti, Tol Bekasi Barat 1 dan Tol Barat 2, Tol Bekasi Timur, Bintara Kalimalang, Stasiun Bekasi Kota dan Stasiun Bekasi Timur, Terminal, Pondok Gede, Medan Satria arah Pulogadung.

Upaya ini dilakukan Kota Bekasi mendukung DKI Jakarta dalam menerapkan PSBB untuk menekan penyebaran Covid-19. Kota Bekasi sebagai kota yang berbatasan langsung dengan DKI menjadi pintu utama dalam efektifnya PSBB tersebut."Kami akan bantu kendalikan volume kendaraan ke DKI Jakarta," ucapnya.
(whb)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top