Metro

Korban tabrakan maut Jagorawi tewas terbentur tiang

Rabu,  2 Januari 2013  −  16:28 WIB
Korban tabrakan maut Jagorawi tewas terbentur tiang
Ilustrasi (dok:Istimewa)

Sindonews.com - Korban kecelakaan maut di KM 3+500 tol Jagorawi, tewas setelah terpental dari dalam mobil dan kepalanya terpentok tiang pembatas jalan. Hal itu diungkapkan sopir Daihatsu Luxio bernopol F 11622 CY, Frans Joner Sirait (37).

"Kalau dari pengakuan sopir mobil Luxio diketahui, kecepatan Luxio sekitar 80 km/per. Nah kemungkinan mobil yang dikendarai tersangka kecepatannya di atas 100 km, karena itu benturannya kan sangat kencang," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, di Jakarta, Rabu (2/1/2013).

Ditambahkan dia, benturan terjadi saat mobil Jeep BMW menyeruduk bagian belakang mobil Luxio, hingga menyebabkan pintu belakang mobil Luxio terangkat dan terbuka. Di saat pintu terbuka itu, dua orang korban terpental jatuh dari mobil, membentur tiang pembatas jalan tol dan meninggal di tempat.

"Akibat benturan kecelakaan, pintu luxio terangkat, penumpang berhamburan, dua terpental keluar membentur tiang pembatas jalan tol sampai akhirnya meninggal. Total korbannya ada lima orang, dua meninggal dunia, tiga dirawat di RS," tutur Rikwanto.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kecelakaan yang dialami putra Hatta terjadi pada Selasa 1 Januari 2013 pagi kemarin. Bermula ketika mobil BMW Jeep bernopol B 272 HR yang dikendarai oleh Rasyid berjalan dari arah utara menggunakan lajur tiga.
 
Sesampainya di KM 3+500 tol Jagorawi, diduga pengemudi mengantuk sehingga menabrak mobil Luxio bernopol F 11622 CY yang dikendarai oleh Frans Joner Sirait (37) dari belakang. Akibatnya penumpang Luxio, Harun (57) dan Rehan (1,4) tewas, dan korban luka lainnya yakni Norman (41), Rifal (8) dan Nung (32).


(san)

views: 1.895x
shadow