Miris! Kakek Sebatang Kara Ini Tinggal di Emperan Kandang Ayam Selama 2 Tahun

Kamis, 27 Oktober 2022 - 14:47 WIB
loading...
Miris! Kakek Sebatang Kara Ini Tinggal di Emperan Kandang Ayam Selama 2 Tahun
Kakek bernama Saka (61), warga Kampung Wates, Desa Karang Mekar, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, tinggal di emperan kandang ayam. Foto: MPI/Ade Suhardi
A A A
BEKASI - Miris! Seorang kakek bernama Saka (61), warga Kampung Wates RT 003/002, Desa Karang Mekar, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, tinggal di emperan kandang ayam. Kakek sebatang kara itu sudah tidur di emperan kandang Ayam milik warga itu selama 2 tahun.

Nurhayati, warga pemilik emperan kandang ayam mengatakan, awalnya melihat kakek Saka di jalanan. Lantaran prihatin dan kasihan terhadap kakek Saka yang hidup sendiri, ia pun membawanya ke rumahnya.

"Saya kasian lihat dia selalu mondar-mandir di jalan. Akhirnya saya ajak bapak Saka ke rumah bersama warga setempat untuk menempati tempat di emperan kandang ayam yang kita rapikan," ujar Nurhayati, Kamis (27/10/2022) yang juga hidup pas-pasan.

Baca juga: Viral, 2 Perempuan Tua di Ponorogo Hidup di Kandang Karena Terlalu Mencintai Kambingnya

Camat Kedungwaringin Asan Asari mengatakan, baru mengetahui adanya warga yang telantar. Sebab sebelumnya ia belum mendapatkan laporan dari warga atau dari aparatur desa setempat.

"Sebelumnya, informasi warga tidur di kandang ayam. Ternyata bukan tidur di kandang ayam, ngemper di pinggir kandang ayam. Jadi bapak Saka ini tinggal sebatang kara setelah ditinggalkan oleh istrinya dan memang Beliau memang tidak mempunyai anak," ucap Asan Basri.

"Ternyata inilah, tidak ada informasi, bukan berarti kita membiarkan warga kami seperti ini. Jadi kita baru dapat informasi ini selama 2 tahun tinggal di sini Beliau,"sambungnya.

Asan akan mengusulkan bantuan untuk kakek Saka melalui program Rutilahu, yang merupakan salah satu kegiatan Dinas Sosial dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal fakir miskin melalui perbaikan/rehabilitasi kondisi rumah tidak layak huni.

"Kami tindak lanjuti ini, dan karena merupakan tanggung jawab kami sebagai pemerintah, sebagai warga kami yang telantar, kami dari pihak pemerintah setempat akan berupaya memberikan solusi dan bantuan kepada bapak saka," ucapnya.
(thm)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1608 seconds (10.177#12.26)