Hasil Investigasi KNKT, Kecelakaan Maut Truk Pertamina di Cibubur karena Rem Tak Berfungsi

Selasa, 18 Oktober 2022 - 12:35 WIB
loading...
Hasil Investigasi KNKT, Kecelakaan Maut Truk Pertamina di Cibubur karena Rem Tak Berfungsi
Senior Investigator KNKT, Ahmad Wildan.Foto/MPI/Irfan Maulana
A A A
JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyampaikan hasil investigasi kecelakaan truk tangki Pertamina di Jalan Transyogi Cibubur, Kota Bekasi, yang menewaskan 10 orang pada Juli 2022 lalu. Hasilnya diketahui rem truk tangki tersebut tidak berfungsi.

Senior Investigator KNKT, Ahmad Wildan mengatakan, kronologi kejadian yang menewaskan 10 orang ini bermula ketika truk tangki Pertamina B 9598 BEH berangkat dari TBBM Plumpang pukul 14.00 menunju Cileungsi Kabupaten Bogor dengan membawa 24.000 liter pertalite.

Saat melewati Tol Rawamangun-Cawang pengemudi mendengar suara mendesis dan tekanan angin di kabin menunjukkan angka 7 bar. Namun saat diperiksa, pengemudi tidak menemukan sumber suara mendesis

"Selama perjalanan pengemudi merasakan rem kurang pakem. Saat keluar Gerbang Tol Cibubur, pengemudi mulai merasakan gangguan pada sistem rem, saat itu perseneling kendaraan di posisi 5," kata Wildan di saat konferensi pers di Kantor KNKT, Jakarta Pusat, Selasa (18/10/2022).

Wildan menuturkan, pengemudi pun berpindah lajur, dari lajur cepat ke lajur lambat paling kiri dan mencoba melakukan pengereman namun tidak berhasil. Pengemudi juga sudah menarik rem trailer maupun hand brake namun tidak bekerja sesuai yang diharapkan.

"Truk trailer tidak dapat dikendalikan dan menabrak 2 mobil penumpang di lajur lambat. Truk tetap melaju tidak berhenti meski sudah menabrak 2 mobil penumpang," tuturnya. Baca: Kecelakaan Maut Cibubur, Jenazah Anggota TNI AL dan Istri Dimakamkan di Jonggol

Wildan melanjutkan, pengemudi pun berinisiatif berpindah lajur untuk terlepas dari dua kendaraan. Namun, sebelah kiri trotoar cukup tinggi.

Dengan kecepatan tinggi, pengemudi membanting setir ke kanan jalan. Namun, saat itu banyak pengendara jalan tengah berhenti menunggu lampu lalu lintas yang merah.

Akibatnya kecelakaan maut pun tak terhindarkan."Pada kecelakaan ini 10 orang meninggal dunia, lima orang luka berat dan 1 orang luka ringan," ucapnya.

(hab)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3032 seconds (11.210#12.26)