Kronologi Penjambret Ponsel Sopir Pikap di Pluit yang Ternyata Tewas Tabrak Truk Kontainer

Minggu, 03 Juli 2022 - 18:18 WIB
loading...
Kronologi Penjambret Ponsel Sopir Pikap di Pluit yang Ternyata Tewas Tabrak Truk Kontainer
Kapolsek Metro Penjaringan Kompol Ratna Quratul Aini menjelaskan kronologi penjambret ponsel milik sopir pikap di Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (1/7/2022). Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kapolsek Metro Penjaringan Kompol Ratna Quratul Aini menjelaskan kronologi penjambret ponsel milik sopir pikap di Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (1/7/2022).

Setelah merampas ponsel korban, pelaku langsung kabur memacu motornya dengan kencang. Ketika di lampu merah Pluit, pelaku menabrak truk kontainer yang sedang berhenti.

Akibatnya, penjambret berinisial Mr X tewas di tempat dan temannya yang dibonceng kritis akibat tabrakan dahsyat lalu langsung dilarikan ke rumah sakit.
Baca juga: Pertahankan Ponsel, Bocah Terseret Penjambret Bermotor

"Pelaku jambret naik motor. Dua-duanya laki-laki, yang satu meninggal dan yang satu kritis dibawa ke rumah sakit. Yang meninggal dunia itu Mr X karena nggak punya KTP. Kemudian yang kritis itu inisialnya A," ujar Ratna, Minggu (3/7/2022).

Pihaknya kini mencari korban penjambretan yang merupakan sopir pikap untuk dimintai keterangan. "Kalau dijambretnya belum tahu karena saya lagi nyari pengemudi pikap. Karena pengendara pikap setelah diambil ponselnya langsung pergi," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, dua penjambret dikejar kemudian ditabrak korbannya seorang sopir pikap di Jalan Pluit Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (1/7/2022). Satu pelaku tewas di tempat dan satu pelaku lainnya kritis.

Peristiwa bermula saat korban sedang mengendarai pikapnya di Jalan Pluit Raya dari arah Gedong Panjang menuju Mal Emporium. Di tengah perjalanan, mobil korban dipepet dua pelaku yang berboncengan mengendarai Honda Scoopy B 5510 BEN.
Baca juga: Penjambret Ponsel Wanita di Sunter Ditembak Polisi

Salah satu pelaku langsung merampas handphone yang tengah digenggam korban dan bermaksud melarikan diri. Korban tak tinggal diam lalu berupaya menambah laju mobilnya untuk mengejar pelaku.

Sesampainya di depan rumah duka Grand Heaven Pluit, korban langsung menabrak motor pelaku hingga keduanya tergeletak di jalanan.

"Saya pikir tabrak lari, tapi sopir pikap berhenti, turun dia dari mobilnya terus ngomong, ini maling mas, dia ngambil HP saya. Terus dia turun nyamperin, ngambil ponselnya lalu pergi," kata Eko Toni (24) warga setempat.

Setelah mendapatkan ponselnya yang sempat dijambret, korban langsung meninggalkan lokasi kejadian. Sementara itu, pelaku yang berperan mengendarai motor tewas di tempat.
(jon)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1471 seconds (11.210#12.26)