Misteri Kematian Mahasiswa UI Akseyna Tahun 2015, Polisi: Kasusnya Belum Kedaluwarsa

Kamis, 30 Juni 2022 - 18:54 WIB
loading...
Misteri Kematian Mahasiswa UI Akseyna Tahun 2015, Polisi: Kasusnya Belum Kedaluwarsa
Kasus kematian Akseyna Ahad Dori alias Ace sudah tujuh tahun berlalu, namun hingga kini belum terungkap. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya mengeklaim bahwa kasus tewasnya mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Akseyna Ahad Dori pada 2015 silam belum kedaluwarsa. Kasusnya saat ini masih diselidiki dan terus berlanjut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan, penyidik Ditrektorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya masih terus melakukan penyelidikan. Meski setiap kasus memiliki masa kedaluwarsa, pihaknya pastikan kasus tersebut belum kadaluarsa.

”Terkait kasus Akseyna kami tetap bekerja ya. Kan kasus ini ada kedaluwarsanya, ini kan kedaluwarsa belum berlaku,” ujar Zulpan di Polda Metro Jaya, Kamis (30/6/2022). Baca juga: 6 Tahun Berlalu, Kasus Kematian Akseyna Dori Mahasiswa UI Masih Misterius

Menurut Zulpan, penyelidikan kasus yang terjadi pada 2015 itu tetap berjalan walaupun pejabat dan petinggi di Polda Metro Jaya sudah beberapa kali berganti. ”Penyidik masih bekerja. Walau berganti pejabat di ditrektorat reserse ini, tetapi tetap ini berlanjut dikerjakan,” katanya.

Dalam surat yang ditujukan kepada ayah Akseyna, Marsekal Pertama (Marsma) Purnawirawan Mardoto, dijelaskan bahwa Biro Pengawas Bareskrim sudah menerima surat aduan terkait penanganan kasus Akseyna. Baca juga: Orang Tua Akseyna Sebut Ada Pihak yang Tak Mau Kasus Kematian Anaknya Terungkap

Untuk diketahui, Kasus kematian Akseyna Ahad Dori alias Ace sudah tujuh tahun berlalu. Namun hingga kini belum terungkap siapa pembunuh mahasiwa UI itu. Padahal sejak awal pihak keluarga sangat berharap kasusnya segera terungkap tuntas.

Ayah Aksena, Marsekal Pertama TNI Mardoto mengatakan, sudah tidak menerima perkembangan kasus kematian anaknya sejak beberapa tahun lalu. Dia hanya menerima janji bahwa polisi akan menuntaskan kasusnya saja.
(ams)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1313 seconds (10.55#12.26)