Aksi Maling Hewan Kurban di Bekasi, Kambing Digendong Naik Motor

Kamis, 30 Juni 2022 - 15:49 WIB
loading...
Aksi Maling Hewan Kurban di Bekasi, Kambing Digendong Naik Motor
Komplotan maling hewan kurban beraksi di Kampung Sepatan Jalan Bambu Kuning, Sepanjangjaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Foto/MPI/Jonathan Simanjuntak
A A A
BEKASI - Komplotan maling hewan kurban beraksi di Kampung Sepatan Jalan Bambu Kuning, Kelurahan Sepanjangjaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Komplotan maling tersebut menggasak kambing dengan menggendongnya dan membawa lari dengan motor.

Aksi maling terekam kamera CCTV milik salah satu warga. Meski sempat diteriaki, maling tersebut masih berhasil kabur dari kejaran warga.Baca juga: Lapak Hewan Kurban Disatroni Maling, 15 Ekor Domba dan 3 Kambing Raib

Udin (37) selaku korban sekaligus penjual hewan kurban mengatakan aksi maling terjadi pada Kamis (30/6/2022) subuh. Saat itu, lapaknya tengah ditinggal sebentar untuk melakukan ibadah salat subuh.

”Ada yang jaga (ditinggal salat), Pak Haji kemudian curiga dan lihat ke sana (arah lain),” kata Udin ketika dijumpai wartawan di lapaknya, Kamis (30/6/2022).



Melihat penjaga lengah, dua maling tersebut kemudian memanfaatkan momen untuk mengambil kambing di lapak Udin. Menurutnya, kambing tersebut dibopong dan disembunyikan di balik jaket berwarna hitamnya.

“Diangkat (kambing) langsung ditaikin motor terus ditutupin jaket. Itu pak RT sempat gebukin, tapi gebukinnya pakai gagang sapu, langsung lari dia (maling) larinya kenceng banget ya udah enggak kekejar,” ucapnya. Baca juga: Bolehkah Menjual Kulit dan Kepala Hewan Kurban?

Menurutnya kejadian tersebut mirip dengan kejadian Idul Adha tahun sebelumnya. Hanya saja, pada tahun lalu bukan lapak dia yang menjadi korban. ”Pernah tahun lalu sempat juga, motornya Vixion juga sama,” jelasnya.

Udin belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang. Atas insiden tersebut Udin harus menerima kerugian sekitar Rp3,5 juta. ”Ya saya Insya Allah, ntar pagi ke depannya saya mau dijaga betul-betul lah, jangan sampai kejadian lagi,” tutupnya.
(ams)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1924 seconds (11.210#12.26)