BPBD: Seluruh Genangan Banjir di Jakarta Sudah Surut

Selasa, 07 Juni 2022 - 17:55 WIB
loading...
BPBD: Seluruh Genangan Banjir di Jakarta Sudah Surut
Banjir sempat mencapai ketinggian 100 cm di wilayah RT 013/04, Kebon Pala, Jakarta Timur, Selasa (7/6/2022) pagi. Foto: MPI/Muhammad Farhan
A A A
JAKARTA - Banjir yang menggenangi sejumlah kawasan di Jakarta sudah surut seluruhnya pada Selasa (7/6/2022) siang. BPBD DKI sebelumnya melaporkan sebanyak 27 RT yang tersebar di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, terendam banjir imbas luapan Kali Ciliwung.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta M Insyaf mengatakan, mulai pukul 14.00 banjir sudah surut dan mengering.

Baca juga: Inovasi Sistem Pengendalian Banjir Antarkan Jakarta Juara The 2022 WSIS Prizes

"Berdasarkan info dari seluruh kelurahan setempat, seluruh genangan sudah selesai (surut) dan kering. Kini proses pengeringan ditangani oleh Dinas Sumber Daya Air, BPBD, Damkar, dan PPSU Kelurahan," ujar Insyaf melalui keterangan tertulisnya.

Lurah Kampung Melayu Angga Harjuno Rakasiwi sebelumnya melaporkan banjir sempat mencapai ketinggian 100 cm di wilayah RT 013/04. Titik terendah wilayah yang mengalami banjir berada di RW 04.



"Banjir ini disebabkan oleh debit air Sungai Ciliwung yang naik karena Bendungan Katulampa semalam sudah berada pada Siaga 3," kata Angga.

Ketua RT 013/RW 04, Kebon Pala, Sanusi, menyampaikan, saat ini warganya sedang membersihkan sisa lumpur dan genangan air yang tersisa di rumah masing-masing.

Baca juga: Ciliwung Meluap, BPBD DKI: 27 RT di Jaksel dan Jaktim Terendam Banjir

Terkait masih adanya banjir kiriman dari Bendungan Katulampa, Sanusi berharap normalisasi Sungai Ciliwung dapat segera dilaksanakan.

"Kita berharap pemprov mau menormalisasi Sungai Ciliwung yang ada di dekat pemukiman kami. Minimal seperti di Kampung Pulo. Soalnya sungainya sudah terlalu dangkal," ujar Sanusi.

Sanusi menuturkan, warganya pernah ditawarkan pemindahan ke Rusun Pasar Rumput, Manggarai. Namun tawaran pemindahan tersebut belum ada tindak lanjutnya hingga sekarang.

"Tahapannya baru sampai rapat di tingkat RW saja. Warga sih mau saja dipindah, cuman belum ada kelanjutannya lagi nih," kata Sanusi.
(thm)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2119 seconds (11.97#12.26)