alexametrics

818 ABK WNI MV Carnival Splendor dan MV Nieuw Amsterdam Dievakuasi ke Tujuh Hotel

loading...
818 ABK WNI MV Carnival Splendor dan MV Nieuw Amsterdam Dievakuasi ke Tujuh Hotel
Satgas Evakuasi dari TNI AL telah mengevakuasi 818 ABK Kapal Pesiar MV Carnival Splendor dan MV Nieuw Amsterdam di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (29/5/2020).Foto/SINDOnews/Yohannes Tobing
A+ A-
JAKARTA - Satuan petugas (Satgas) Evakuasi dari TNI Angkatan Laut (TNI AL) telah mengevakuasi 818 Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Pesiar MV Carnival Splendor (418 ABK) dan MV Nieuw Amsterdam (400 ABK) di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (29/5/2020). Ratusan ABK yang merupakan WNI ini diievakuai ke sejumlah hotel di Jakarta.

Komandan Lantamal III Jakarta, Sekaligus Dansatgas Evakuasi, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Hermanto mengatakan, proses evakuasi kali ini berbeda dari evakuasi sebelumnya.

"Kali ini sistem yang kita laksanakan ada perubahan, kalau yang biasanya kita lakukan rapid atau swab test di dermaga ini. Namun hasil keputusan rapat kemarin kita lakukan di tempat isolasi mandiri," kata Hermanto di Terminal 2 JICT, Jumat (29/5/2020).



Menurut Hermanto, perubahan ini merupakan salah satu bagian dari protokol Covid-19. Dimana tempat isolasi mandiri para ABK telah di siapkan di hotel."Ada sebanyak tujuh hotel yang telah disediakan. Di sana nanti mereka akan ditangani oleh tim kesehatan dan langsung dilakukan pemeriksaan swab test," ungkapnya.(Baca: Satgas TNI AL Evakuasi 42 ABK WNI Kapal MV Viking Orion)

Di sisi lain, apabila nanti ditemukan ABK yang reaktif Covid-19, maka yang bersangkutan langsung dievakuasi ke Wisma Atlet."Dalam waktu dekat menurut Hermanto masih ada 14 kapal yang akan masuk Indonesia mengantar ABK WNI. Bisa bertambah juga, kita siap pada intinya Satgas gabungan ini siap untuk melaksanakan evaluasi dan kita akan layani dengan sebaik-baiknya," ucapnya.
(hab)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak