18 Hari PPKM Darurat, Jasa Marga Catat Penurunan Lalu Lintas Tol Sebesar 40%

loading...
18 Hari PPKM Darurat, Jasa Marga Catat Penurunan Lalu Lintas Tol Sebesar 40%
PT Jasa Marga mencatat selama pemberlakukan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat pada periode 3-20 Juli 2021, lalu lintas di jalan tol turun sekitar 40%. Foto/Ist
BEKASI - PT Jasa Marga mencatat selama pemberlakukan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat pada periode 3-20 Juli 2021, lalu lintas di jalan tol turun sekitar 40%. Perusahaan pelat merah tersebut terus mendukung upaya pemerintah dalam mengendalikan laju penyebaran COVID-19 di Indonesia.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menyampaikan, pada periode PPKM Darurat diberlakukan, mobilitas masyarakat di masa PPKM Darurat ini menurun, begitu juga aktivitas di ruas jalan tol milik Jasa Marga Group.”Kebjakan sangat efektif menurunkan mobilitas pengguna tol,” katanya, Selasa (27/7/2021).

Menurut dia, selama PPKM Darurat diberlakukan selama delapan belas hari (periode 3-20 Juli 2021), Jasa Marga mencatat penurunan volume kendaraan yang melintas di ruas jalan tol Jasa Marga Group jika dibandingkan dengan lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal.”Menurun sangat drastis saat PPKM ini berlakukan,” ucapnya. (Baca juga; Aturan Baru Bagi Calon Penumpang Pesawat Selama PPKM Darurat, Ini Detailnya )

Jasa Marga mencatat tren penurunan lalu lintas kumulatif di sejumlah GT Utama (barrier) yang berbatasan dengan wilayah Jabotabek yaitu dari GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta Cikampek (akses arah Timur), GT Cikupa Exit Jalan Tol Jakarta-Merak (akses arah barat) dan GT Ciawi 2 Jalan Tol Jagorawi (akses arah Selatan). (Baca juga; Waktu Makan Bapak Sisa 9 Menit 8 Detik, Anies: Bisa! Insya Allah )



Adapun rincian datanya sebagai berikut :

18 hari dalam masa penerapan PPKM Darurat tercatat total penurunan volume lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek sebesar -40,97% dengan rincian: Menuju arah Timur melalui GT Cikampek Utama turun sebesar -38,40% dan GT Kalihurip Utama turun sebesar -45,96%, menuju arah Barat melalui GT Cikupa turun sebesar -35,73%, dan menuju arah Selatan melalui GT Ciawi turun sebesar -46,73%.

18 hari dalam masa penerapan PPKM Darurat tercatat total penurunan volume lalu lintas yang memasuki Jabotabek sebesar -42,67% dengan rincian: Dari arah Timur melalui GT Cikampek Utama turun sebesar -53,61% dan GT Kalihurip Utama turun sebesar -40,80%, untuk dari arah Barat melalui GT Cikupa turun sebesar -36,28%, dan dari arah Selatan melalui GT Ciawi turun sebesar -42,95%.

Heru juga menghimbau kepada pengguna jalan untuk tetap terus mendukung pelaksanaan PPKM yang berlangsung hingga awal Agustus 2021 dengan tetap di rumah saja, menghindari ruang publik dan kerumunan, menerapkan pola hidup bersih dan tetap memperketat protokol kesehatan jika harus keluar rumah untuk keperluan mendesak, guna menekan COVID-19.
(wib)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top