Kantor BPOM Kebakaran, Dokter Tirta Desak Investigasi Penyebabnya

loading...
Kantor BPOM Kebakaran, Dokter Tirta Desak Investigasi Penyebabnya
Tirta Mandira Hudhi alias dr Tirta yang meminta sejumlah pihak untuk melakukan investigasi terhadap kebakaran pada Kantor BPOM agar dapat diketahui penyebabnya. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Kebakaran pada Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sempat menjadi trending Twitter dengan penyebutan mencapai 9.592 tweet di Indonesia. Banyak netizen yang bertanya mengenai kejadian kebakaran di tengah pandemi COVID-19 melonjak.

Lokasi Gedung BPOM yang mengalami kebakaran akibat dilakukan pengerjaan panel listrik berada di Jalan Percetakan Negara Raya No 29, Kelurahan Johar Baru, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat. Peristiwa Kebakaran terjadi pada Minggu (18/7/2021) sekitar pukul 21.30 WIB. Baca juga: Kasus Kebakaran Kantor BPOM Dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Pusat

Hal ini pun ditanggapi oleh Tirta Mandira Hudhi alias dr Tirta yang meminta sejumlah pihak untuk melakukan investigasi agar dapat diketahui penyebabnya. Dia menyebut BPOM merupakan salah satu gedung yang penting untuk melawan pandemi di Indonesia.

"Kalau dari tanggapan saya harus diinvestigasi karena mengecewakan BPOM itu salah satu gedung penting penting di kala melawan pandemi, banyak dokumen di sana. Masa sekelas BPOM bisa kebakaran, hari gini loh," ujar dr Tirta saat dihubungi MPI, Senin (19/07/2021).



Dia menuturkan BPOM sendiri diibaratkan sebagai gedung perlawanan virus yang memiliki data-data penting di dalamnya. "BPOM tuh ibarat gedung perlawanan kita buat virus loh. Data, para peneliti, aset kok bisa sih harusnya diinvestigasi penyebabnya apa," jelasnya. Baca juga: Puslabfor Polri Olah TKP Kebakaran Gedung BPOM

Lalu terkait perpanjangan PPKM Darurat, dr Tirta menyampaikan jika warga yang terkena dampak wajib diberikan kompensasi. "PPKM boleh diperpanjang, kalau dari saya sih PPKM tidak akan efektif jika warga di bawah tidak diberi/yang terdampak ekonomi tidak diberikan kompensasi bantuan. Alangkah lebih baik warga-warga yang terdampak itu juga diberikan kompensasi,"imbuhnya.
(kri)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top