Keroyok Sopir dan Pecahkan Kaca Truk Trailer, Polisi Buru Pengantar Jenazah Arogan

loading...
Keroyok Sopir dan Pecahkan Kaca Truk Trailer, Polisi Buru Pengantar Jenazah Arogan
Sebuah postingan video viral di media sosial instagram akun @jakut.info yang menunjukan kelompok pengantar jenazah yang memukul kabin pengemudi dan menghancurkan kaca depan truk kontainer. Foto/Ist
JAKARTA - Sebuah postingan video viral di media sosial instagram akun @jakut.info yang menunjukan kelompok pengantar jenazah arogan yang memukul kabin pengemudi dan menghancurkan kaca depan truk kontainer .

Diduga aksi arogan kelompok pengantar jenazah yang terjadi di Jalan Sungai Tiram, Marunda, Jakarta Utara tersebut karena jalannya yang terhalang oleh truk kontainer tersebut. (Baca juga; Video Viral, Pengantar Jenazah Pecahkan Kaca Truk Kontainer )

Salah satu saksi mata, Darsa (42) mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi pada Jumat (18/6/2021) lalu sekitar pukul 15.00 WIB. Darsa melihat kelompok pengantar jenazah tiba-tiba menaiki kepala truk dan menyerang sopir.

"Langsung tuh anak-anak pengawal jenazah itu memberhentikan truk kontainer dan naik ke atas mobil (truk) itu," ucapnya. (Baca juga; Minggu Pagi Anies Gowes Bareng Keluarga, Netizen Singgung soal Jalur Sepeda )

Menurut Darsa mengatakan, kelompok pengantar jenazah menganggap truk trailer menghalangi jalan mereka. Padahal, masih ada celah sedikit untuk mobil ambulans lewat.

Menanggapi peristiwa ini Kapolsek Cilincing Kompol Eko Setio BW membenarkan adanya aksi pengrusakan. 'Benar, petugas reskrim langsung melakukan penyelidikan untuk mencari tahu orang yang melakukan pengrusakan atah pemukulan terhadap supir tersebut," katanya.



Eko memastikan setelah viral di media sosial, pihaknya mencari tahu siapa siapa saja pelaku yang melakukan pengrusakan, pemukulan dan pengroyokan terhadap sopir truk tersebut.

"Kita akan lakukan pemeriksaan kepada mereka semua dan segera menangkap pelaku pengroyokan atau perusakan truk tersebut," tegasnya. (Baca juga; Wagub Ariza, Ronaldo, dan Bir Pletok )

"Kita akan tindak, kalau ada lagi iring-iringann jenazah yang arogansinya ditonjolkan selama dalam perjalanan, kita akan lakukan penyetopan dan pemeriksaan terhadap mereka," tambah Eko.
(wib)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top