Bima Arya Heran Masih Banyak yang Terobos Ganjil Genap di Bogor

loading...
Bima Arya Heran Masih Banyak yang Terobos Ganjil Genap di Bogor
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro memantau penerapan ganjil genap di Kota Bogor. Foto: SINDOnews/Haryudi
BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengaku heran masih banyak kendaraan yang memaksakan diri untuk menerobos kebijakan ganjil genap, khususnya saat menjelang buka puasa.

“Ganjil-genap Sabtu Minggu selama dua jam ini target utamanya adalah menyampaikan pesan kepada warga Bogor untuk mengurangi mobilitas. Karena mobilitas tinggilah yang menyebabkan persentase kenaikan kasus Covid-19. Terjadi kerumunan di mal dan di tempat-tempat lain yang tidak menerapkan protokol kesehatan,” ujar Bima, Minggu (2/5/2021).
Baca juga: Bima Arya: Ganjil Genap Akhir Pekan sebagai Peringatan Awal

Menurut dia, macet yang terjadi di beberapa titik merupakan hal wajar. Artinya masih banyak warga yang tetap melakukan mobilitas. Jadi, pesan Bima kepada seluruh warga kalau tidak mau terjebak macet kurangi mobilitas.

“Ini adalah prakondisi. Menyampaikan peringatan kepada warga agar ke depan tetap dikurangi mobilitas terutama nanti libur hari raya. Weekend minggu depan dan minggu depannya lagi tetap kita akan perketat,” katanya.

Pihaknya juga akan menerapkan pengetatan terkait larangan mudik 6-17 Mei 2021. “Ada penyekatan-penyekatan di titik-titik batas kota. Sekarang prakondisi menuju ke sana, hanya di pusat kota (ganjil genap). Tapi ini prakondisi menyampaikan pesan peringatan awal kepada semuanya,” ujar Bima.

Selain ganjil genap, petugas gabungan dari TNI/Polri, Dishub, Satpol PP juga akan melakukan penyekatan pemudik atau pendatang mulai 6-17 Mei 2021. “Tanggal 6 Mei akan kita mulai sekat untuk batas kota selama 24 jam. Tapi, untuk Sabtu Minggu pekan ini hanya 2 jam terkait dengan tingginya mobilitas menjelang buka puasa,” ucapnya.
Baca juga: 2 Jam Ganjil Genap di Bogor, 2.361 Kendaraan Diputarbalik



Sementara itu, sebanyak 2.361 kendaraan diputarbalik oleh petugas pada hari pertama, Sabtu (1/5/2021) pemberlakukan ganjil genap di seputaran Sistem Satu Arah (SSA) Kota Bogor. Mayoritas yang diputarbalik adalah motor.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, ribuan kendaraan itu terdiri dari 1.331 motor dan 1.030 mobil. Jumlah itu berdasarkan pemantauan di lima pos check point ganjil genap. Dalam penerapan kali ini ganjil genap hanya berlaku di pusat kota atau jalur SSA setiap akhir pekan pada pukul 15.30-17.30 WIB.
(jon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top