Tidak Ada Penutupan, 700 Personel Polisi Disebar Amankan 85 Gereja di Kota Bogor

Minggu, 28 Maret 2021 - 19:36 WIB
loading...
Tidak Ada Penutupan, 700 Personel Polisi Disebar Amankan 85 Gereja di Kota Bogor
Polisi memperketat pengamanan gereja di wilayah Kota Bogor. Foto: MPI/Putra Ramadhani Astyawan
A A A
BOGOR - Polisi memperketat pengamanan gereja di wilayah Kota Bogor. Hal itu guna mengantisipasi aksi teror bom seperti yang terjadi di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, pagi tadi.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, total ada sebanyak 85 gereja di Kota Bogor. Puluhan gereja itu dijaga oleh 700 personel atau 2/3 kekuatan Polresta Bogor Kota.

Baca juga: Pasca Insiden Bom Makassar, Polda Metro Jaya Perketat Pemantauan Tempat Ibadah

"Sore ini kami berusaha memberikan keyakinan kepada semua gereja di Kota Bogor, baik yang permanen maupun di ruko dan sebagainya tetap tenang. Tentunya imbas kejadian di Makassar jadi prioritas kami," kata Susatyo, Minggu (28/3/2021).



Tidak hanya untuk pengamanan, para personel juga memastikan gereja mana saja yang telah melakukan ibadah secara langsung atau virtual. Termasuk menganalisa kerawanan yang mungkin terjadi.

"Tentunya kita berusaha untuk mencegah, berusaha memperkuat pengamanan di gereja-gereja Kota Bogor. Untuk yang melaksanakan ibadah sudah langsung atau tatap muka, tentunya ini jadi prioritas pengamanan kami," ungkap Susatyo.

Baca juga: Bom Meledak Saat Minggu Palma di Katedral Makassar, Kapolda Sulsel: Belasan Korban Terluka

Terpisah, Pastur Vikaris Lija Katedral Kota Bogor Romo Endro Susanto meminta kepada masyarakat, khususnya umat Katolik untuk tetap tenang. Ia juga meminta agar tidak menyebarkan foto-foto atau video aksi teror bom di Gereja Katedral Makassar.

"Cukup kita ketahui bersama saja. Jangan disebarluaskan di media sosial, agar Kota Bogor tetap kondusif," kata Romo Endro, dikonfirmasi wartawan

Meski ada teror bom, pihaknya tidak melakukan penutupan gereja. Kegiatan keagamaan tetap berjalan, namun dengan pemeriksaan yang ketat.

"Bagi kami di Bogor tidak ada penutupan ibadah. Semua tetap berjalan. Kami juga himbau agar jamaah tetap tenang, kami yakin Polisi dan TNI mampu menjaga Kota Bogor tetap kondusif," tutupnya.
(thm)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1891 seconds (11.252#12.26)