Pemerhati Jakarta Baru: Tanpa Sabotase Jakarta Selalu Kebanjiran

loading...
Pemerhati Jakarta Baru: Tanpa Sabotase Jakarta Selalu Kebanjiran
Warga mendorong motor yang mogok karena terendam banjir. Tanpa sabotase Jakarta selalu kebanjiran setiap tahunnya. Foto: Dok SINDOnews
JAKARTA - Pemotongan kabel rumah pompa Dukuh Atas, Jakarta Pusat menjadi isu liar. Ada yang menyebutnya sabotase agar Jakarta banjir , namun Pemkot Jakarta Pusat meluruskan bahwa itu adalah ulah pemulung iseng.

Ketua Masyarakat Pemerhati Jakarta Baru Sugiyanto Emik menilai pemotongan kabel rumah pompa Dukuh Atas jangan serta merta dikaitkan dengan isu masalah banjir Jakarta. Apalagi sampai menganggap sebagai tindakan sabotase agar Jakarta banjir. Baca juga: Jangan Panik saat Banjir Jakarta, Warganet: Ngecat Genteng Udah Kelar?

Dalam menanggapi masalah ini sebaiknya semua pihak bisa lebih arif dan bijaksana. Harus melihat masalah ini dari banyak faktor seperti kelalaian petugas dan juga termasuk kemungkinan adanya tindakan kriminal pencurian.

Tentang persoalan banjir Jakarta ini adalah masalah klasik yang terjadi dari tahun-ke tahun bukan hanya pada masa kepemimpinan Gubernur Anies Bawesdan saja. Sejak era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Joko Widodo (Jokowi), Fauzi Bowo (Foke), Sutiyoso, bahkan Gubernur sebelumnya Jakarta selalu diterjang banjir.



"Artinya tanpa ada “SABOTASE“ (bila ada sabotase) Jakarta pun pasti dan selalu mengalami banjir. Jadi dapat dianggap bahwa, hanya orang bodoh saja lah yang melakukan “sabotase” untuk menjadikan Jakarta banjir. Karena tanpa ada “sabotase” pun tetap saja terjadi banjir di Jakarta," tulis Sugiyanto dalam akun Facebooknya, Senin (25/1/2021). Baca juga: Ini Sosok Pemotong Kabel Rumah Pompa Dukuh Atas

Untuk itu, tepat bila Pemprov DKI telah melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian. "Semoga aparat cepat melakukan tindakan penyidikan agar dapat diketahui pelakunya. Sehingga tidak ada lagi fitnah atau tuduhan-tuduhan kepada siapapun sebagai pelakunya," ujarnya.
(jon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top