Pemakaman Sekda DKI Saefullah Dilakukan Sesuai Protap Covid-19

loading...
Pemakaman Sekda DKI Saefullah Dilakukan Sesuai Protap Covid-19
Petugas medis berpakaian APD lengkap melakukan proses pemakaman Sekda DKI Saefullah di pemakaman keluarga Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.Foto/SINDOnews/Yohannes Tobing
A+ A-
JAKARTA - Suasana haru mengiringi pemakaman Sekda DKI Jakarta Saefullah di pemakaman keluarga di Jalan Sungai Kendal, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. Pemakaman orang nomor tiga di Pemprov DKI Jakarta ini pun dilakukan sesuai dengan protokol pemakaman pasien Covid-19.

Setelah mendapatkan penghormatan terakhir dari Gubernur dan Wagub DKI serta pegawai lingkungan Pemprov DKI di Balai Kota DKI Jakarta. Jenazah Saefullah langsung dibawa ke Masjid Jami Al-Khoiriyah di samping rumahnya untuk disalatkan.

Dari pantauan SINDOnews dua mobil ambulans tiba di Masjid Jami Al-Khoiriyah secara bergiliran. Ambulans pertama membawa istri Saefullah yang diketahui sedang dalam penanganan petugas medis karena juga terinfeksi Covid-19. Tidak lama, selang lima menit mobil ambulans yang membawa Saefullah tiba.

Saat tiba di pelataran masjid, petugas medis tidak mengeluarkan peti putih dan para jamaah terlihat ada jeda pembatas. Sementara itu, petugas Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengingatkan warga di sekitar masjid untuk menjaga jarak. "Kami mohon kepada seluruh warga untuk menjaga jarak jangan berdekatan," Kata salah satu petugas.



Wali Kota Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko mengatakan pelaksanaan salat jenazah mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat. "Tentu ada pembatasan, sekitar 40 jamaah yang diperbolehkan untuk ikut baik keluarga, kerabat maupun warga Rorotan," kata Sigit kepada SINDOnews, Rabu (16/9/2020).(Baca: Saefullah Dimakamkan di Rorotan, Wali Kota Jakut: Ini Permintaan Warga)

Tidak sampai lima menit jenazah yang berada di ambulan untuk di salatkan, jenazah langsung di bawa tempat pemakaman milik keluarga yang berada di seberang masjid. Saat dibawa menuju seberang hanya petugas medis dan petugas pemakaman yang berpakaian APD saja diperbolehkan.

Sementara para pelayat lainnya, baik keluarga, warga hingga kerabat kerja yang datang hanya diperbolehkan melihat pemakaman Sekda DKI tersebut dari seberang bahkan terlihat berdesakan. Tidak lama ambulans yang membawa istri Saefullah datang mendekati lokasi pemakaman untuk melihat langsung sambil ditemani petugas medis.



Isak tangis serta lantunan ayat-ayat suci Alquran dari warga tidak henti-hentinya dikumandangkan mengiringi pemakaman Saefullah ke peristirahatan terakhirnya.
(hab)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top