Tambah 1.027 Kasus Positif COVID-19, Kapasitas Isolasi RS di Jakarta Tinggal 25%

loading...
Tambah 1.027 Kasus Positif COVID-19, Kapasitas Isolasi RS di Jakarta Tinggal 25%
Sebanyak 4.254 tempat tidur ruang isolasi di 67 rumah sakit rujukan di Jakarta sudah 75% dibunakan merawat pasien COVID-19. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Jumlah kasus positif COVID-19 di Jakarta bertambah 1.027 pada Selasa (15/9/2020). Sebanyak 4.254 tempat tidur ruang isolasi di 67 rumah sakit (RS) rujukan di Jakarta sudah 75% terpakai.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan sebanyak 4.254 tempat tidur isolasi dan tempat tidur ICU untuk penanganan COVID-19 di 67 RS rujukan.

“Sampai 13 September 2020, keterpakaian (tempat tidur isolasi) sebesar 75%. Sementara jumlah tempat tidur ICU sebanyak 594 di 67 RS rujukan, hingga 13 September 2020, keterpakaiannya sebesar 83%," katanya melalui keterangan tertulis.

Dwi menambahkan, Pemprov DKI Jakarta secara massif melakukan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat dan segera melakukan isolasi atau perawatan tepat. Langkah ini, memperkecil potensi penularan COVID-19. (Baca juga; Lurah Meruya Selatan Meninggal, Terkonfirmasi Positif COVID-19)

"Berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 8.927 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.141 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.027 positif dan 6.114 negatif," katanya.



Dwi menjelaskan, untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 72.395. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 59.594. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 12.179 (orang yang masih dirawat / isolasi). (Baca juga; Sempat Dirawat di Puskesmas, 14 Warga Palmerah Dirujuk ke Wisma Atlet)

Jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 56.953 kasus. Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 43.306 dengan tingkat kesembuhan 76,0%, dan total 1.468 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 4,1%.

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 13,4%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 7,4%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," sebutnya.
(wib)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top