alexametrics

Mendagri Minta Polda dan Polres Tangkap Ormas yang Lakukan Pemerasan

loading...
Mendagri Minta Polda dan Polres Tangkap Ormas yang Lakukan Pemerasan
Mendagri Tito Karnavian meminta Polda atau Polres menangkap anggota ormas yang melakukan pemerasan.Foto/Puspen Kemendagri/Dok
A+ A-
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta polisi menangkap organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang melakukan pemerasan ataupun intimidasi.

"Ormas itu kalau melakukan pelanggaran hukum, misalnya intimidasi, pemerasaan segala macam tangkap saja. Tangkap saja kalau memang pidana. Tangkap saja oleh Polda atau Polres," ujar Tito Karnavian di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Jika hendak bekerja sama dengan pemerintah daerah, Tito menyarankan agar semua pihak diajak bicara terlebih dahulu.(Baca: Viral Video Minta Jatah Parkir di Minimarket, Ormas di Bekasi Minta Maaf)



"Kalau pengusaha yang berdampak itu undang, mau enggak dia digituin. Kalau seandainya pengusahanya mau, why not? Tapi, dilihat aturannya ada kemungkinan dikorupsi tidak, menguntungkan tidak untuk masyarakat?" kata mantan Kapolri ini.

Dia pun menyoroti unjuk rasa ormas di Bekasi, yang memaksa mengelola lahan parkir minimarket. "Yang enggak boleh kayak kemarin yang viral mengintimidasi," tuturnya.(Baca: Parkir Dikelola Ormas, Pengamat Ingatkan Banyak Preman Berkedok Ormas)

Dia mengatakan, negara tidak boleh kalah oleh Ormas manapun. "Kalau ada yang melakukan intimidasi pemerasan kekerasan itu ada Undang-Undangnya. Tangkap. Kalau nanti ada yang mengatakan nanti masyarakat bisa ribut, enggak! Masyarakat mana dulu. Negara enggak boleh kalah, kekuatan hukum harus cukup," ucapnya.(Baca: Lahan Parkir Akan Dikelola Ormas, Masyarakat Bisa Resah)
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak