alexametrics

Bantu Wisma Tuna Ganda Palsigunung, MNC Bank: Mereka Anak-anak dari Jalanan

loading...
Bantu Wisma Tuna Ganda Palsigunung, MNC Bank: Mereka Anak-anak dari Jalanan
Corporate Communication Head MNC Bank Dheni Kamavina, di Wisma Tuna Ganda Palsigunung, Jakarta Timur, Rabu (23/10/2019). Foto/Okto Rizki Alpino/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - MNC Peduli melalui MNC Bank kembali sambangi Yayasan Lembaga Rumah Piatu Muslimin Panti Sosial Wisma Tuna Ganda Palsigunung, Jakarta Timur. Kedatangan untuk kali kedua bagi MNC Bank tidak lain untuk memberikan bantuan bagi anak-anak panti sosial Wisma Tuna Ganda Palsigunung.

"Ini merupakan kunjungan kami yang kedua, ini kami sampaikan kepada anak-anak yang ada di sini semoga dapat bermanfaat buat mereka semua bantuannya untuk kebutuhan anak-anak yang ada di sini," kata Corporate Communication Head MNC Bank Dheni Kamavina, di Wisma Tuna Ganda Palsigunung, Jakarta Timur, Rabu (23/10/2019).

Kamavina mengatakan, MNC Bank sengaja memilih Wisma Tuna Ganda dalam perayaan ulang tahun ke-5, karena mayoritas anak-anak yang tinggal di panti sosial Wisma Tuna Ganda Palsigunung berasal dari keluarga yang tidak memiliki kecukupan ekonomi.



"Kita milih tempat ini lagi karena anak-anak yang ada di sini bukan orang-orang dari kaum mampu. Tapi dari jalanan atau dinas sosial," terangnya.

Kamavina menegaskan, panti sosial Wisma Tuna Gunda yang telah berdiri sejak 1975 memiliki tekad kuat untuk menjaga dan merawat anak-anak penyandang disabilitas yang kerap dikesampingkan oleh masyarakat sekitar.

"Jadi yayasan ini menampung anak-anak terlantar yang diabaikan orang tuanya. Mereka rawat disini, jadi hati kita terbuka untuk memberi bantuan kepada yayasan ini dalam rangka membuat rasa kemanusiaan yang lebih dekat terhadap lingkungan sekitar," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Panti Tuna Ganda Pasigunung Kristanti (55) mengatakan, saat ini panti lebih konses menerima anak-anak yang berasal dari Dinas Sosial. Namun juga tidak menutup tangan menerima anak-anak dari keluarga yang mampu maupun tidak mampu secara ekonomi.

"Awal awal dari keluarga, tapi sekarang kita memfokuskan limpahan dari Dinas sosial. Kalau ada keluarganya kebanyakan meluoakan anaknya," kata Kristanti. (Baca juga: HUT Ke-5, MNC Bank Penuhi Kebutuhan Penyandang Disabilitas)

Kriatanti amat menyayangkan prilaku orang tua yang kerap memandang sebelah mata anak-anak penyandang disabilitas. Maka itu, dia membuat perjanjian dengan orang tua atau pihak keluarga jika hendak menitiokan anaknya di panti sosial Wisma Tuna Ganda Palsigunung, dengan catatan mengambil anaknya kembali jika sang anak sudah lebih baik.

"Iya masih banyak alasan orang tua atau keluarga, rata-rata yang kurang ekonomi dan tidak mampu merawat karena keterbatasan pengetahuan. Sehingga anak-anak seperti ini masih menjadi beban bagi keluarga," katanya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak