alexametrics

Lestarikan Budaya Bangsa, TMII Gelar Sendratari Subali Lena

loading...
Lestarikan Budaya Bangsa, TMII Gelar Sendratari Subali Lena
Salah satu adegan dan tarian dalam pagelaran sendratari Ramayana dengan episode 'Subali Lena' di Panggung Terbuka Candi Bentar TMII, Cipayung, Jakarta Timur. Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menggelar sendratari Ramayana dengan episode 'Subali Lena' di Panggung Terbuka Candi Bentar TMII, Cipayung, Jakarta Timur. Pagelaran yang mengkolaborasikan penataan musik gamelan Jawa dapat memukau para hadirin dalam acara tersebut.

Tak sedikit warga yang hadir mengapresiasi pagelaran yang digelar pada Minggu 21 Juli 2019 malam itu. Ani salah satunya, warga Bekasi yang rela menunggu sejak sore hari untuk menonton pagelaran yang dimulai pada pukul 19.30 WIB itu.

"Saya dari sore datang ke TMII untuk melihat pagelaran ini," ujarnya di sela-sela acara tersebut.



Plh Direktur Penelitian, Pengembangan dan Budaya TMII, Sigit Gunardjo mengatakan, Sendratari Ramayanan mengisahkan dua orang satria bersaudara yang bernama Guwarsa dan Guwarsi. Keduanya memperebutkan pusaka dewata berwujud cupu astagina.
Lestarikan Budaya Bangsa, TMII Gelar Sendratari Subali Lena
"Cerita Ramayana sendiri mengispirasi filosofi kehidupan berbangsa di Indonesia. Sendratari Ramayanan juga sebagai budaya bangsa yang perlu dilestarikan," ujar Sigit.

Dia juga menambahkan, pihaknya akan menggelar acara tersebut setiap tiga bulan sekali. Hal itu guna melestarikan budaya Indonesia kepada masyarakat.

"Sendratari Ramayana adalah ikonnya TMII. Kalau dilihat keseluruhan TMII adalah tokoh Ramayana," katanya.

Kata dia, pihaknya akan meneruskan budaya bangsa ini. "Taman Mini Indonesia Indah akan meneruskan generasi sendratari Ramayana hingga ke anak cucu," tandasnya.

Kepala Bidang Produksi dan Kreatif Bidang Program Budaya TMII, Trimawarsati menambahkan, pagelaran ini didukung oleh 150 penari dari diklat seni TMII dan komunitas tari sanggar yang ada di luar TMII.

"Sesuai visi misi TMII sebagai pembinaan dan pengembangan budaya bangsa," katan Trimawarsati.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak